PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MULTIKULTURAL: STRATEGI IMPLEMENTASI, TANTANGAN ERA DIGITAL, DAN RESPONS TERHADAP RADIKALISME
Keywords:
PAI Multikultural, Moderasi Beragama, Kurikulum Merdeka, Radikalisme Digital, Toleransi.Abstract
Keberagaman suku, budaya, dan agama di Indonesia merupakan anugerah sekaligus tantangan yang memerlukan pengelolaan strategis melalui jalur pendidikan. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran sentral dalam membangun generasi yang beriman sekaligus bertoleransi tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi implementasi PAI Berbasis Multikultural dalam kurikulum, metode, materi, dan peran guru, serta mengidentifikasi tantangan dan solusi kontemporer di era digital. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, yang menekankan penafsiran teks dalam konteks keindonesiaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PAI Multikultural secara terintegrasi dilakukan melalui Kurikulum Merdeka dengan penguatan profil pelajar Pancasila dimensi berkebhinekaan global, penerapan metode pembelajaran partisipatif (dialog kritis, case-based learning, cooperative learning, dan storytelling), serta pengembangan materi yang mencakup dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Guru PAI memegang peran krusial melalui penguasaan kompetensi teologis-pluralis, pedagogis-kultural, dan keteladanan (uswah). Tantangan utama yang dihadapi meliputi merebaknya radikalisme digital, keterbatasan kompetensi guru, eksklusivisme lingkungan, dan pengaruh gema informasi (echo chamber) di media sosial. Solusi strategis yang ditawarkan adalah penguatan moderasi beragama, literasi digital keagamaan berbasis nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis, serta revitalisasi peran guru sebagai agen kerukunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PAI Multikultural merupakan pengejawantahan nilai rahmatan lil 'alamin yang esensial bagi terciptanya keharmonisan sosial dan integrasi bangsa.
References
Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, dan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Edisi Penyempurnaan 2019. Kementerian Agama Republik Indonesia, 2019. Print (Hardcover).
Afif, Yusmicha Ulya, dan Ana Rahayu Setia Ningrum. “Peran Strategis Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Generasi Berakhlak dan Berwawasan Keislaman di Era Digital.” MA’ALIM: Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 2 (2024): 308–24. https://doi.org/10.21154/maalim.v5i2.9916.
Afifah, Nur, dan Mukh Nursikin. “Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Melalui Pendekatan Humanistik Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.” Jurnal Cendekia Media Komunikasi Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Islam 16, no. 01 (2024): 20–31. https://doi.org/10.37850/cendekia.v16i01.552.
Anzalman, Anzalman, Thaheransyah Thaheransyah, Rusydi Am, Shofwan Karim, Sri Wahyuni, dan Wendra Yunaldi. “Multikutural Menurut Hukum Islam Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan.” Innovative: Journal Of Social Science Research 5, no. 1 (2025): 709–31. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17390.
Arifin, Zainal, dan Tri Wahyudi Ramdhan. “Sekolah Damai (Membumikan Nilai Islam di Tengah Keberagaman).” Press STAI Darul Hikmah Bangkalan 1, no. 1 (2025): 1–152.
Azzahra, Fatimah, dan Amiliya Nur Rosyidah. “Mengatasi Tantangan Intoleransi dengan Pendidikan Multikultural di Era Digitalisasi.” Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3, no. 4 (2024): 227–42. https://doi.org/10.18860/mjpai.v3i4.13185.
Ensiklopedia Terjemahan Hadis-hadis Nabi. “Hadis: Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak mulia.” Diakses 1 Maret 2026. https://hadeethenc.com/id/browse/hadith/66233.
Hadits.id. “Hadits Abudawud No. 5121 | Bab Tentang Asabiyah.” Diakses 1 Maret 2026. http://www.hadits.id/hadits/abudawud/5121.
Hadits.id. “Hadits Muslim No. 5 | Larangan berbicara tentang segala yang didengar.” Diakses 1 Maret 2026. http://www.hadits.id/hadits/muslim/5.
Hadits.id. “Hadits Muslim No. 2586 | Bab Kasih Sayang dan Saling Membantu di Antara Orang Beriman.” Diakses 1 Maret 2026. http://www.hadits.id/hadits/muslim/2586.
Hadits.id. “Hadits Nasai No. 1921 | Bab Berdiri untuk Jenazah Ahli Syirik.” Diakses 10 Juni 2026. https://www.hadits.id/hadits/nasai/1921.
Halim, Abdul. “Model Pembelajaran Multikulturalisme Guru Pendidikan Agama Islam.” Chalim Journal of Teaching and Learning 2, no. 1 (2022): 66–76. https://doi.org/10.31538/cjotl.v2i1.274.
Halim, Abdul, Bahaking Rama, dan M. Ilham Muchtar. “The Concept of Brotherhood in Islam: Overcoming Social Challenges and Building Tolerance.” Annujum: Journal of Humaniora and Law 1, no. 4 (2025): 148–58. https://doi.org/10.63738/annujum.v1i4.19.
Herawati, Erna, Ratih Kusuma Ningtias, dan M. Rudi Habibie. “Relevansi Pendidikan Multikulturalisme Nabi Muhammad Dalam Konteks Keindonesiaan : Spirit Profetik Dalam Mengelola Keragaman Di Basis Masyarakat Multikultural.” NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan Dan Sosial Keagamaan 8, no. 2 (2021): 1–42. https://doi.org/10.51311/nuris.v8i2.306.
Hidayati, Yusranida, Izmi Lutfiah, Ilham Rahmat, dan Siti Halimah. “Pengembangan Kurikulum Pedidikan Agama Islam (PAI) Dalam Menyongsong Era Digital Dan Moderasi Beragama.” Innovative: Journal Of Social Science Research 5, no. 3 (2025): 7965–74. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.20063.
Isnani, Tuti, dan Uswatun Hasanah. “Peran Pendidikan Dalam Sosialisasi Dan Pembentukan Nilai.” Jurnal Komunitas Literasi 2, no. 3 (2026): 1–19.
Istianah, Anif, Cecep Darmawan, Dadang Sundawa, dan Susan Fitriasari. “Peran Pendidikan Kebinekaan Dalam Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Menciptakan Lingkungan Sekolah Yang Damai.” Jurnal Moral Kemasyarakatan 9, no. 1 (2024): 15–29. https://doi.org/10.21067/jmk.v9i1.10192.
Jariah, Wasilatul. “Transformasi Peran Agama Dalam Mengarahkan Perubahan Sosial Melalui Media Digital: Transformation of the Role of Religion in Guiding Social Ethics in Society through Digital Media.” AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam Dan Bahasa Arab 4, no. 6 (2025): 752–66. https://doi.org/10.36701/al-qiblah.v4i6.2667.
Khoir, Mulyanto Abdullah, dan Muhammad Isa Anshory. “Toleransi Dan Prinsip-Prinsip Hubungan Antarumat Beragama Dalam Perspektif Dakwah Islam.” Pawarta: Journal of Communication and Da’wah 1, no. 2 (2023): 55–81. https://doi.org/10.54090/pawarta.302.
“Pendidikan multikultural untuk membangun jiwa damai perspektif KH. Abdurrahman Wahid - Walisongo Repository.” Diakses 1 Maret 2026. https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/16822/.
Pratama, Fara Amalia Lutfi, Anita Trisiana, Nungki Nur Anggraini, Lola Selvy Kurniawati, Arrynda Salzabilla Nugraha, dan Alfia Taris Nawangsih. Implementasi Nilai Pancasila dalam Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Alat Pemersatu Bangsa di Era Generasi Milenial. Unisri Press, 2023.
Purwasari, Dharma Ratna, Waston Waston, dan Muh Nur Rochim Maksum. “Konsep Pendidikan Multikultural Dalam Pandangan James a Banks.” MODELING: Jurnal Program Studi PGMI 10, no. 2 (2023): 249–58. https://doi.org/10.69896/modeling.v10i2.1746.
Rahmat, Azwar, dan Rahmat Shodiqin. “Peran Pendidikan Agama Berbasis Multikultural Dalam Mengembangkan Sikap Inklusif Dan Kesadaran Budaya Siswa.” Prosiding Seminar Nasional Indonesia 3, no. 2 (2025): 189–97.
Ramdhan, Tri Wahyudi, Saifuddin, dan Zainal Arifin. “Pendidikan Agama Multikultural: Membangun Toleransi dan Harmoni dalam Keberagaman.” Press STAI Darul Hikmah Bangkalan 1, no. 1 (2025): 1–216.
Saleh, Abd Rahman, Andi Fitriani Djollong, Usnul Letari, Irma Irma, Tajuddin Tajuddin, dan Taufik Taufik. “Integrasi Kearifan Lokal Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI).” Sulawesi Tenggara Educational Journal 5, no. 1 (2025): 323–30. https://doi.org/10.54297/seduj.v5i1.1115.
Salsabila, Dina, Darmansyah, dan Hidayati. “Efektivitas Model Role Playing Dalam Menumbuhkan Sikap Toleransi Peserta Didik Pada Pembelajaran PAI.” Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 4 (2025): 2211–18. https://doi.org/10.63822/xf5j3p09.
Sya’roni, Rham. Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Piagam Madinah Dan Implementasinya Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Menengah Atas. 13 Desember 2021. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/37420.
Ummatunisak, Khoirun, dan Saifulah. “Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Pemahaman Agama Islam pada Siswa-Siswi Kelas Xi di SMK Miftahululum Tanjungarum.” Jurnal Ilmu Pendidikan Modern 9, no. 2 (2025). https://journal.fexaria.com/j/index.php/jipm/article/view/172.
Wahyuni, Amalia Desy, dan Bunai Bunai. “Transformasi Kurikulum PAI Di Indonesia: Dari Kolonialisme Hingga Kurikulum Merdeka.” Jurnal Kepemimpinan Dan Pengurusan Sekolah 11, no. 1 (2026): 1–14. https://doi.org/10.34125/jkps.v11i1.1849.
Winata, Koko Adya. “Implementasi Pendidikan Multikultural Di Era Revolusi 4.0: Implementasi Pendidikan Multikultural Di Era Revolusi 4.0.” Southeast Asian Journal of Islamic Education Management 1, no. 2 (2020): 118–29. https://doi.org/10.21154/sajiem.v1i2.9.
Zaini, Muhammad, Normuslim Normuslim, dan Ali Iskandar Zulkarnain. “Mengintegrasikan Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMPN 8 Palangka Raya.” Jurnal Ilmiah Global Education 6, no. 1 (2025): 26–38. https://doi.org/10.55681/jige.v6i1.3610.







