UPAYA MASYARAKAT DALAM MEMPROMOSIKAN ULOS HARUNGGUAN MUARA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DI PULO SIBANDANG DESA PAPANDE KECAMATAN MUARA KABUPATEN TAPANULI UTARA
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya masyarakat dalam mempromosikan Ulos Harungguan Muara sebagai daya tarik wisata budaya di Pulo Sibandang, Desa Papande, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan penenun Ulos Harungguan Muara, masyarakat Desa Papande, pengelola wisata atau Pokdarwis, tokoh adat, dan kepala desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ulos Harungguan Muara memiliki potensi sebagai daya tarik wisata budaya karena mengandung nilai sejarah, filosofi, sosial, ekonomi, keunikan motif dan warna, serta proses pembuatan yang masih dilakukan secara tradisional. Masyarakat berperan sebagai pelaku utama, penyedia atraksi wisata melalui kegiatan menenun, penyampai informasi, pelaku ekonomi, serta pelestari budaya dan lingkungan. Promosi telah dilakukan melalui pameran, kegiatan UMKM, fashion show, penyampaian informasi secara langsung, media sosial seperti Instagram dan TikTok, serta kerja sama dengan pemerintah, Pokdarwis, kelompok penenun, pelaku pariwisata, dan pihak Dame Ulos. Namun, promosi belum teratur, terstruktur, dan berkelanjutan. Kendala yang ditemukan meliputi belum jelasnya identitas dan keaslian produk, keterbatasan aksesibilitas dan fasilitas pendukung, kondisi kebersihan lingkungan, rendahnya kesadaran sebagian masyarakat, keterbatasan kemampuan digital, keterbatasan pelatihan, dan belum adanya kegiatan khusus Ulos Harungguan Muara yang dilakukan secara konsisten. Pengembangan selanjutnya perlu diarahkan pada penguatan identitas produk, atraksi menenun, promosi digital, kerja sama antarpihak, event budaya, peningkatan kondisi lingkungan, dan pengembangan paket wisata budaya.
References
Agustini, Aully Grashinta, dkk. 2023. Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Panduan Praktis Analisis Data Kualitatif. Deli Serdang: PT Mifandi Mandiri Digital.
Anarta, Fikri, dan Rudi Saprudin Darwis. 2024. “Pentingnya Partisipasi Masyarakat sebagai Bagian dari Pariwisata Berbasiss Masyarakat dalam Mengembangkan Desa Wisata.”
Creswell, John W. 2010. Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Damardjati, R. S. 2018. Istilah-Istilah Dunia Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.
Denzin, Norman K., dan Yvonna S. Lincoln. 2011. The SAGE Handbook of Qualitative Research. California: Sage Publications.
Herat, Rizki Andini. 2015. “Peran Bidang Promosi dan Pemasaran Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai dalam Mempromosikan Potensi Pariwisata Kabupaten Morotai.” Acta Diurna, Vol. IV, No. 4.
Hulfa, Ihyana, dkk. 2025. “Pengembangan Desa Wisata Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Batujai Lombok Tengah.”
Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurfitria, Nissa. 2011. Analisis Perbedaan Omzet Penjualan Berdasarkan Jenis Hajatan dan Waktu (Studi pada Catering Sonokembang Semarang). Semarang: Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro.
Nurlestari, Ajeng Fitri. 2016. “Pengaruh Daya Tarik Wisata terhadap Niat Kunjungan Ulang Wisatawan dengan Kepuasan Wisatawan sebagai Variabel Intervening pada Taman Safari Indonesia Cisarua Bogor.” Jurnal Pariwisata.
Parasian, N. A., Sinulingga, J., dan Sinaga, W. 2024. “Analisis Semiotika pada Ulos Harungguan Muara.” Jurnal Kompetensi.
Patilima, Hamid. 2005. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Purnia, Dini Silvi, Hidayatul Muhajir, Miftah Farid Adiwisastra, dan Deddy Supriadi. 2020. “Pengukuran Kesenjangan Digital Menggunakan Metode Deskriptif Berbasis Website.” Evolusi: Jurnal Sains dan Manajemen, Vol. 8, No. 2.
Riyadi, Slamet. 2018. Prosiding Seminar Slamet Riyadi Conference on Public Administration (SRIPA). Surakarta: Universitas Slamet Riyadi.
Suansri, Yodchai. 2003. Community Based Tourism Handbook. Thailand: Responsible Ecological Social Tour (REST).
Sujarweni, V. Wiratna. 2015. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Sunaryo. 2013. Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
Tahir, Rusdin. 2015. Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism). Makassar: Alauddin University Press.
Tjiptono, Fandy. 2015. Strategi Pemasaran. Edisi 4. Yogyakarta: Andi.
United Nations World Tourism Organization (UNWTO). 2018. Tourism and Culture Synergies. Madrid: UNWTO.
VOA Indonesia. 2018. “World Crafts Council (WCC) Tetapkan Ulos Harungguan Muara sebagai Salah Satu Karya Kerajinan Unggulan.”
Widyawati, Christy. 2018. “Peranan Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Wisata Heritage di Trowulan.”
Yoeti, Oka A. 2002. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: PT Pradnya Paramita.







