MENEGUHKAN IMAN DALAM KONTEKS YUDAS 1:20-21
Keywords:
Iman, Harapan, PercayaAbstract
Iman adalah landasan dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. Iman sebagai bukti atas sesuatu yang ghaib mempunyai keutamaan namun tidak menjadi acuan eksklusif untuk masa depan. Iman termasuk beriman kepada Tuhan, namun iman seperti itu tidak terpuji. Percaya kepada Tuhan berarti mempercayakan segala aspek kehidupan kepada-Nya, inilah hakikat iman Kristen. Orang baik membangun hidupnya atas dasar iman yang maha suci dengan selalu berdoa, menjaga dirinya selalu dalam kasih Tuhan, dan menantikan dengan penuh pengharapan. Dalam konteks Yudas menasihati jemaah ia berkhotbah tentang bagaimana menghindari ajaran palsu yang disampaikan oleh guru-guru palsu tersebut.
References
Barclay, Willian. Pemahaman Alkitab Setiap Hari Surat Surat Yohanes & Yudas. 6th ed. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2008.
Gaspersz, Steve. Iman Tidak Pernah Amin Menjadi Kristen & Menjadi Indonesia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2009.
Hakh, Pdt. Dr. Samuel Benyamin. Perjanjiqn Baru Sejarah, Pengantar Dan Pokok-Pokok Teologisnya. 1st ed. Bandung: Bina Media Informasi, 2010.
Pdt.Dr. Samuel Benyamin Hakh. Perjanjian Baru Sejarah, Pengantar Dan Pokok-Pokok Teologisnya. Bandung: Bina Media Informasi, 2010.







