ANALISIS KESULITAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNAGRAHITA DALAM BELAJAR MENGHITUNG ANGKA DI SLB NEGERI PURWOSARI KUDUS
Keywords:
Kesulitan, Anak Tunagrahita, BerhitungAbstract
Anak tunagrahita menurut AAMD yaitu sebagai kelainan intelektual umum dibawah rata-rata (IQ 84 ke bawah) sebelum berusia 16 tahun. Tingkat kecerdasan anak tunagrahita ringan yaitu IQ berkisar 50-70. Hal yang paling terlihat pada anak tunagrahita yaitu pada perkembangannya, semakin bertambah usia maka keterlambatan perkembangannya semakin terlihat. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi, wawancara dengan guru, dan dokumentasi. Anak tunagrahita di SLBN Purwosari Kudus yang berskala ringan yang berinisial DM dengan kesulitannya yaitu pendiam, susah dalam hal mengingat angka, dan sulit diajak bicara oleh siapapun. Dari hasil lapangan terdapat beberapa kesulitan yang dialami oleh anak tunagrahita yaitu dalam berhitung dan menulis angka 1 sampai 10. Maka dari itu penggunaan media flashcard pada anak tunagrahita ringan dapat memengaruhi kemampuannya dalam mengenal bilangan.
References
Al Irsyadi, F. Y., Sholihah, S. L. M., & Sudarmilah, E. (2016). Game Edukasi Merawat Diri Untuk Anak Tunagrahita Tingkat Sekolah Dasar Berbasis Kinect Xbox 360. Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro Dan Ilmu Komputer, 7(2), 693–700. https://doi.org/10.24176/simet.v7i2.783
American Asociation on Mental Deficiency. (2014). Relasi Karakteristik Anak Tunagrahita Dengan Pola Tata Ruang Belajar Di Sekolah Luar Biasa. E-Journal Graduate Unpar, 1(2), 111–123. http://journal.unpar.ac.id/index.php/unpargraduate/article/view/1207
Ardha, R. Y. (2017). Ketrampilan Sosial Anak Tunagrahita Ringan di Sekolah Dasar Inklusi. Jurnal Asesmen Dan Intervensi Anak Berkebutuhan Khusus, 18(2005), 46–50.
Awalia, H. R. (2016). Studi Deskriptif Kemampuan Interaksi Sosial Anak Tunagrahita Ringan. Jurnal Pendidikan Khusus, 1–16.
Hasmawati, H., Usman, U., & Ahsan. (2022). PENINGKATAN KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MENJUMLAH BILANGAN PECAHAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR LUAS DAERAH DI KELAS VII MTs.N 1 ENREKANG. Journal of Mathematics Learning Innovation (Jmli), 1(1), 17–32. https://doi.org/10.35905/jmlipare.v1i1.3259
Humaira, D. (2012). Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Anak Tunagrahita Ringan Kelas III di SLB Sabiluna Pariaman. E-JUPEKhu:Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 1(3), 95–109.
Khairunisa Rani, Rafikayati, A., & Jauhari, M. N. (2018). Keterlibatan Orangtua Dalam Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1), 55–64. https://doi.org/10.36456/abadimas.v2.i1.a1636
Maulidiyah, F. N. (2020). Media Pembelajaran Multimedia Interaktif Untuk Anak Tunagrahita Ringan. Jurnal Pendidikan, 29(2), 93–100. https://doi.org/10.32585/jp.v29i2.647
Santriati, A. T. (2020). Perlindungan Hak Pendidikan Anak Terlantar Menurut Undang Undang Perlindungan Anak. El-Wahdah: Jurnal Pendidikan, 1(1), 1–13.
Sarrah, Y. A., & Marlina, M. (2022). Aplikasi Aku Anak Cerdas (AANCER) Berbasis Android Bagi Anak Tunagrahita dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Ekspresif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6, 2743–2753. https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/2982%0Ahttps://www.jptam.org/index.php/jptam/article/download/2982/2799
Widiastuti, N. L. G. K., & Winaya, I. M. A. (2019). Prinsip Khusus Dan Jenis Layanan Pendidikan Bagi Anak Tunagrahita. Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP), 9(2), 116–126. https://doi.org/10.36733/jsp.v9i2.392
Widiastuti, S. M. (2022). Psikologi Kepada Anak Berkebutuhan Khusus Tunagrahita. Jurnal Pendidikan Sosisal Dan Humanistik, 1(4), 1–23. https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjBzPX--qX-AhV74jgGHc3lAQQQFnoECBAQAQ&url=https%3A%2F%2Fcore.ac.uk%2Fdownload%2Fpdf%2F76939829.pdf&usg=AOvVaw0Ml4sDI-bw6iDypakdHeKb
Wrahastiani, I. (2014). Media flashcard terhadap kemampuan mengenal bilangan Anak Tunagrahita. Jurnal Pendidikan Khusus. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-pendidikan-khusus/article/view/7562







