EVALUASI BUS LISTRIK DI MEDAN: SOLUSI KEMACETAN MOBILITAS URBAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM OPERASIONAL

Authors

  • Ibnu Hajar pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Medan
  • Sardi Pranata Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Medan
  • Amanda Hanifah Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Medan
  • Aliya Azzahra Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Medan
  • Mawar Eliana Hutasoit Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Medan
  • Nadhira Hafidza Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Medan
  • Passla Pitalocka Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Medan
  • Tasya Manik Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Negeri Medan

Abstract

Kemacetan lalu lintas yang parah di Kota Medan menjadi tantangan utama mobilitas urban akibat pertumbuhan kendaraan bermotor yang melebihi jumlah penduduk. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Medan meluncurkan program Bus Rapid Transit (BRT) berbasis listrik pada akhir 2024 sebagai solusi transportasi ramah lingkungan dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi bus listrik melalui pendekatan kuantitatif deskriptif terhadap 50 responden pengguna aktif BRT, yang mayoritas terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner Likert dan pertanyaan terbuka, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan mendapat respons positif, khususnya pada aspek kebersihan, keamanan, dan keramahan petugas (nilai mean > 3,7). Namun, kelemahan signifikan ditemukan pada aspek fasilitas pendukung, seperti keterbatasan armada, halte yang belum memadai, dan waktu tunggu yang lama (mean < 2,5). Efektivitas layanan dalam mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi dinilai cukup (65%), tetapi efisiensi perjalanan masih rendah. Temuan kualitatif menekankan pentingnya penambahan armada, perbaikan fasilitas halte, integrasi antar moda, dan perluasan jangkauan rute ke wilayah pinggiran. Kesimpulannya, bus listrik di Medan telah berhasil menarik perhatian masyarakat muda sebagai transportasi alternatif, tetapi belum sepenuhnya efektif sebagai solusi utama kemacetan. Diperlukan perbaikan infrastruktur dan manajemen operasional untuk mendukung keberlanjutan sistem transportasi publik yang efisien dan inklusif di masa depan.

Downloads

Published

2025-10-17

How to Cite

Ibnu Hajar, Sardi Pranata, Amanda Hanifah, Aliya Azzahra, Mawar Eliana Hutasoit, Nadhira Hafidza, Passla Pitalocka, & Tasya Manik. (2025). EVALUASI BUS LISTRIK DI MEDAN: SOLUSI KEMACETAN MOBILITAS URBAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM OPERASIONAL. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 1(3), 1742–1764. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3082