PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) TERHADAP ETIKA DIGITAL PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO
Abstract
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah memberikan pengaruh besar dalam dunia pendidikan, khususnya terkait perilaku serta kesadaran etika digital mahasiswa. Teknologi ini banyak dimanfaatkan oleh mahasiswa dalam aktivitas akademik seperti mencari sumber rujukan, memahami materi kuliah, hingga membantu penyelesaian tugas. Meski demikian, penggunaan AI tanpa pemahaman etis dapat memicu berbagai masalah, seperti tindakan plagiarisme, penyebaran informasi yang tidak valid, dan meningkatnya ketergantungan pada teknologi. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dirancang untuk menelaah hubungan antara penggunaan AI dengan etika digital pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo semester 5–7. Penelitian memakai pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sebanyak 43 mahasiswa dipilih sebagai sampel melalui random sampling. Data diperoleh menggunakan angket berbasis skala Likert yang menilai intensitas pemanfaatan AI serta penerapan etika digital. Analisis dilakukan dengan regresi linear sederhana menggunakan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan AI terhadap etika digital mahasiswa, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,603 dan signifikansi 0,000 (<0,05). Koefisien determinasi (R²) mencapai 0,551, yang berarti 55,1% variabel etika digital dipengaruhi oleh tingkat penggunaan AI, sementara sisanya dipengaruhi faktor eksternal lain. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa mahasiswa yang memanfaatkan AI secara aktif cenderung memiliki kesadaran etis digital yang lebih baik. Oleh sebab itu, disarankan agar institusi pendidikan memberikan penguatan literasi AI yang terintegrasi dengan materi etika digital agar mampu menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknologi sekaligus memiliki tanggung jawab moral dalam pemanfaatannya.







