STRATEGI INOVATIF PEMBENTUKAN IDENTITAS DAN PEMASARAN MADRASAH: STUDI KASUS MADRASAH ALIYAH ILMU AL-QUR'AN BERBASIS PENDEKATAN KUALITATIF DESKRIPTIF
Keywords:
Strategi Identitas, Pendidikan Berbasis Nilai, InovasiAbstract
Persaingan lembaga pendidikan di era modern menuntut madrasah untuk tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga pada strategi pembentukan identitas dan pemasaran yang efektif. Namun, masih banyak madrasah yang belum mengintegrasikan pendekatan strategis dalam membangun citra kelembagaan secara inovatif. Gap ini terlihat dari minimnya kajian yang mendalam mengenai bagaimana madrasah, khususnya Madrasah Aliyah berbasis Al-Qur’an, merancang strategi identitas dan promosi yang mampu bersaing di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus pada Madrasah Aliyah Ilmu Al-Qur’an (MAIQ). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, dan pihak terkait, serta dokumentasi aktivitas madrasah. Analisis data menggunakan teori komunikasi strategis kelembagaan dan teori pemasaran sosial untuk mengkaji bagaimana strategi identitas dan pemasaran diterapkan secara praktis dan kontekstual di lingkungan MAIQ. Temuan penelitian menunjukkan adanya strategi inovatif dalam penguatan identitas madrasah melalui nilai-nilai keislaman, program tahfidz unggulan, dan branding visual yang konsisten. Dari sisi pemasaran, MAIQ memanfaatkan media sosial, jaringan alumni, dan kegiatan keagamaan berbasis komunitas. Novelty dari penelitian ini terletak pada pengungkapan model sinergis antara pembentukan identitas dan strategi pemasaran berbasis nilai religius yang terintegrasi, yang belum banyak dieksplorasi dalam literatur sebelumnya. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis sebagai rujukan strategis bagi madrasah lain dalam membangun daya saing kelembagaan secara berkelanjutan.







