KASIH KARUNIA ALLAH: KAJIAN HISTORIS KRITIS TERHADAP YOHANNES 4:10 DAN RELEVANSINYA BAGI ORANG KRISTEN MASA KINI
Keywords:
Kasih Karunia Allah, Orang Percaya Masa KiniAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami makna kasih karunia Allah dalam Yohanes 4:10 dan memahami relevansi kasih karunia Allah dalam Yohanes 4:10 bagi kehidupan orang Kristen saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan historis kritis. Hasil dari penelitian ini adalah makna teologis pengampunan berdasarkan Yohanes 4:10 yaitu (1) Air hidup kebutuhan manusia dalam hal ini dapat dijadikan sebagai perumpamaan sebagai pengampunan, dimana air hidup merupakan kebutuhan primer manusia. (2) Air hidup menggambarkan ketenangan dapat dijadikan sebagai perumpamaan dalam pengampunan atas kesalahan orang lain yang dilakukannya. (3) Air hidup mengalir bukan tergenang, dimana semestinya manusia yang masih melakukan kesalahan harus diampuni jangan menjadikan kesalahan orang lain menjadi dendam. Relevansi Kasih karunia Allah dalam yohanes 4:10 bagi kehidupan orang percaya saat ini yaitu (1) Pengampunan mengajarkan untuk mempraktikkan kasih karunia dan belas kasihan terhadap sesama manusia. (2) Mengampuni bukan berarti menghilangkan kesalahan atau membela orang yang bersalah. (3) Menghidupi damai dalam kehidupan sehari-hari, dimana manusia merupakan makhluk hidup yang saling membutuhkan.







