PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG MODERASI BERAGAMA DAN SIKAP INKLUSIF DI RUANG DIGITAL
Keywords:
Moderasi Beragama, Inklusivisme, Teknologi Informasi, Ruang Siber, Studi Pustaka.Abstract
Era disrupsi teknologi dan Society 5.0 telah memicu transformasi mendalam pada lanskap interaksi sosial masyarakat Indonesia yang majemuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dapat diarahkan untuk mendukung moderasi beragama dan menumbuhkan sikap inklusif di ruang siber. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), penelitian ini menelaah berbagai jurnal akademik dan literatur terkait sosiologi teknologi serta teologi agama-agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang digital rentan memicu polarisasi akibat algoritma yang menciptakan echo chamber (ruang gema), yang dapat mengikis sikap inklusivisme. Dalam konteks ini, literasi digital berbasis teologi yang moderat dan perancangan sistem informasi yang inklusif oleh para pengembang teknologi berperan sentral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara etika teknologi dan nilai-nilai inklusivisme sangat diperlukan agar ruang digital dapat menjadi medium yang memperkuat toleransi, bukan mempersempitnya







