PARADIGMA DEFINISI SOSIAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM

Authors

  • Muzarah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah
  • Safirah Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Keywords:

paradigma definisi sosial, pendidikan Islam, interaksionisme simbolik, konstruksi sosial, identitas Muslim

Abstract

Paradigma definisi sosial adalah pendekatan dalam sosiologi yang menekankan bagaimana individu memaknai dunia dan bertindak berdasarkan makna tersebut. Penelitian ini menganalisis paradigma tersebut dalam pendidikan Islam menggunakan metode kualitatif studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan pemikiran tokoh seperti Max Weber, George Herbert Mead, Alfred Schutz, Harold Garfinkel, serta Peter Berger dan Thomas Luckmann, memberikan panduan untuk memahami dinamika pendidikan Islam. Paradigma ini menjelaskan bagaimana makna pendidikan, simbol kelembagaan, dan proses sosialisasi membentuk identitas serta kepribadian Muslim. Penerapannya meliputi penyusunan kurikulum yang bermakna, pembelajaran dialogis, penilaian menyeluruh, dan hubungan guru-murid yang saling memahami. Kesimpulannya, pendidikan Islam yang efektif tidak hanya bergantung pada aturan luar, tetapi harus mampu menyentuh pemahaman dan makna dalam diri peserta didik.

Downloads

Published

2026-05-20

How to Cite

Muzarah, & Safirah. (2026). PARADIGMA DEFINISI SOSIAL DALAM PENDIDIKAN ISLAM. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(2), 1775–1790. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4341