INTEGRASI BUDAYA DAN PENGETAHUAN: TRADISI BEDONG TERHADAP PERTUMBUHAN FISIK DAN PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS PADA BAYI

Authors

  • Hardiyanti Rahmah Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai
  • Mujahadah Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai
  • Nadia Azzahra Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai
  • Romina Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai
  • Zakiah Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai

Keywords:

Tradisi Bedong, Pertumbuhan Fisik, Perkembangan Psikologis, Bayi

Abstract

Nilai budaya masih sangat kental dipraktekkan dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya yaitu tradisi membedong bayi yang baru lahir.  Dimana tradisi ini merupakan warisan budaya yang dilakukan dengan cara membungkus tubuh bayi menggunakan kain yang bertujuan agar bayi tetap hangat, tenang dan nyaman, serta diyakini dapat membantu meluruskan kaki bayi. Namun, praktik membedong yang terlalu ketat atau dilakukan dalam waktu lama dapat berdampak negatif terhadap Kesehatan fisik bayi, seperti menghambat perkembangan psikologis seperti kemampuan motorik bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tradisi bedong yang masih banyak dilakukan oleh masyarakat serta pengaruhnya terhadap perkembangan fisik dan Psikologis pada bayi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara terhadap lima informan yang terdiri dari empat masyarakat dan satu tenaga kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tradisi bedong memiliki nilai budaya dan manfaat fisiologis serta psikologis seperti menjaga kehangatan dan meningkatkan kualitas tidur bayi, penerapannya harus disesuaikan dengan prinsip pengetahuan atau keilmuan medis modern agar tidak mengganggu tumbuh kembang anak. Edukasi kepada masyarakat sangat diperlukan agar tradisi ini tetap dapat dilestarikan dengan cara yang aman dan sesuai dengan rekomendasi baik secara medis ataupun psikologis.

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Hardiyanti Rahmah, Mujahadah, Nadia Azzahra, Romina, & Zakiah. (2026). INTEGRASI BUDAYA DAN PENGETAHUAN: TRADISI BEDONG TERHADAP PERTUMBUHAN FISIK DAN PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS PADA BAYI. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(2), 1833–1849. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4356