PERKEMBANGAN KITAB HADIS PASCA ABAD IV H: METODE AL-TAKHRĪJ DAN AL-RIJĀL

Authors

  • Kurbiyah STAIDA (Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam)
  • Annisatus Sholihah STAIDA (Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam)
  • Masruroh STAIDA (Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam)

Keywords:

hadis, kutub al-takhrīj, kutub al-Rijāl

Abstract

Perkembangan ilmu hadis pasca abad IV H menunjukkan adanya perhatian besar ulama terhadap pemeliharaan dan penelitian hadis. Pada masa ini muncul berbagai karya hadis yang berfokus pada metode al-Takhrīj dan ilmu al-Rijāl sebagai upaya menjaga keotentikan hadis Nabi saw. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan kitab hadis pasca abad IV H serta peranan metode al-Takhrīj dan al-Rijāl dalam penelitian hadis. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab-kitab al-Takhrīj berfungsi menelusuri sumber dan jalur periwayatan hadis, sedangkan kitab-kitab al-Rijāl digunakan untuk mengetahui identitas dan kredibilitas para perawi hadis. Kedua metode tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan ilmu hadis dan berkontribusi dalam menjaga keaslian hadis secara ilmiah.

Downloads

Published

2026-06-12

How to Cite

Kurbiyah, Annisatus Sholihah, & Masruroh. (2026). PERKEMBANGAN KITAB HADIS PASCA ABAD IV H: METODE AL-TAKHRĪJ DAN AL-RIJĀL. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(2), 2456–2466. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/4528