PENGIKISAN KEPERCAYAAN: PERSEPSI TENTANG KETIDAKTRANSPARANAN KEPEMIMPINAN, SIKAP DIAM GURU, DAN KEPATUHAN YANG ENGGAN DI MADRASAH TSANAWIYAH
Keywords:
leadership opacity; organizational trust; teacher silence; employee voice; reluctant compliance; madrasah.Abstract
Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara kesempatan formal guru untuk menyampaikan pendapat dan persepsi mengenai pengaruh nyata mereka dalam pengambilan keputusan di Madrasah Tsanawiyah. Kondisi tersebut dapat mendorong kehati-hatian dalam menyampaikan ketidaksetujuan, komunikasi informal, dan kepatuhan yang tidak selalu mencerminkan penerimaan psikologis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi guru terhadap transparansi kepemimpinan dan pengambilan keputusan, keterkaitannya dengan kepercayaan organisasi, tekanan kerja, dan motivasi, serta respons guru terhadap tekanan yang dialami. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui percakapan individual mendalam secara konfidensial, observasi sebelum, selama, dan setelah rapat, serta respons tertulis terbatas melalui pertanyaan terbuka. Data dianalisis secara tematik. Hasil: Ditemukan empat pola respons, yaitu aligned acceptance, structurally embedded but privately critical, professional neutrality, dan reluctant compliance. Ungkapan “terserah saja” dalam beberapa pengalaman guru menunjukkan kekecewaan dan penerimaan dengan berat hati, bukan persetujuan sepenuhnya. Implikasi: Temuan menegaskan pentingnya transparansi pengambilan keputusan dan ruang voice yang aman untuk memperkuat kepercayaan dan keterlibatan guru.







