PERAN GEREJA DALAM NEGOSIASI BÖWÖ (MAHAR) PERNIKAHAN DI DESA ONONAMÖLÖ
Keywords:
Gereja, Negosiasi Böwö, Mahar Pernikahan, Pendampingan Pastoral, Adat NiasAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gereja dalam memediasi proses negosiasi böwö (mahar) pernikahan di Desa Ononamölö. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pendeta, majelis, warga jemaat, orang tua pihak laki-laki dan perempuan, serta tokoh adat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja berperan sebagai mediator pastoral yang memberikan arahan rohani, pendampingan, serta membantu kedua belah pihak mencapai kesepakatan yang adil dalam proses negosiasi böwö. Kehadiran gereja mampu mengurangi konflik, tekanan sosial, dan beban ekonomi yang sering muncul akibat tingginya tuntutan mahar dalam adat Nias. Gereja juga berperan menjaga keseimbangan antara pelestarian adat dan penerapan nilai-nilai iman Kristen seperti kasih, keadilan, dan kesejahteraan keluarga. Melalui pendampingan pastoral, pasangan dan keluarga diarahkan untuk memahami makna pernikahan Kristen secara lebih utuh sehingga tercipta hubungan keluarga yang harmonis dan damai.







