PERAN PEMBINAAN ROHANI DALAM MENGUATKAN PERAN IBU-IBU DI GEREJA GPDI PERUMNAS

Authors

  • Yemi Makesia br. Sembring Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Feronica Simanjuntak Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Valentina Simanjuntak Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Gideon Butar-Butar Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Rida Gultom Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Pembinaan Rohani, Ibu-Ibu, Gereja, Keluarga, Peran, Ketahanan, Spiritualitas

Abstract

Pembinaan rohani memegang peran penting dalam menguatkan peran ibu-ibu di gereja dan keluarga.  Ibu-ibu sebagai pilar utama dalam keluarga memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik anak-anak dan membangun  rumah tangga yang harmonis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pembinaan rohani dapat memperkuat peran ibu-ibu dalam konteks gereja dan keluarga.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan observasi lapangan.  Data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara mendalam dengan ibu-ibu dan pemuka agama, serta observasi kegiatan pembinaan rohani di gereja.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan rohani yang efektif dapat: Meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Kristiani Pembinaan rohani membantu ibu-ibu memahami dan menerapkan nilai-nilai Alkitab dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam peran mereka sebagai istri, ibu, dan anggota gereja.Memperkuat spiritualitas dan ketahanan mental, Pembinaan rohani memberikan dukungan spiritual dan emosional yang membantu ibu-ibu mengatasi berbagai tantangan dalam keluarga dan masyarakat.- Membangun rasa percaya diri dan kepemimpinan. Pembinaan rohani mendorong ibu-ibu untuk mengembangkan potensi diri, membangun rasa percaya diri, dan mengambil peran kepemimpinan dalam keluarga dan gereja, Meningkatkan kualitas hubungan dalam keluarga:  Pembinaan rohani membantu ibu-ibu membangun komunikasi yang lebih baik dengan suami dan anak-anak, serta menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan rohani yang efektif dapat menjadi alat yang ampuh dalam menguatkan peran ibu-ibu di gereja dan keluarga.  Pembinaan rohani yang berfokus pada pemahaman Alkitab, pengembangan spiritualitas, dan membangun hubungan yang sehat dapat membantu ibu-ibu menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat.

References

Andayani, S., & Susilo, T. (2020). Pembinaan rohani sebagai sarana peningkatan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani,

Hartono, R., & Prasetyo, D. (2019). Peran pembinaan rohani dalam membangun kekuatan spiritual keluarga Kristen. Jurnal Teologi Praktis,

Lestari, M. (2021). Strategi gereja dalam mendampingi ibu-ibu melalui pembinaan rohani: Studi kasus di GKJ X. Jurnal Penelitian Agama dan Pendidikan

Setiawan, A., & Purwanti, R. (2018). Pendekatan holistik pembinaan rohani untuk meningkatkan peran ibu dalam keluarga. Jurnal Pelayanan Gerejawi,

Wahyuni, S., & Siregar, M. (2022). Dinamika peran ibu di gereja melalui kegiatan pembinaan rohani: Tinjauan psikologis dan teologis. Jurnal Studi Agama dan Psikologi,

Downloads

Published

2024-12-13

How to Cite

Yemi Makesia br. Sembring, Feronica Simanjuntak, Valentina Simanjuntak, Gideon Butar-Butar, & Rida Gultom. (2024). PERAN PEMBINAAN ROHANI DALAM MENGUATKAN PERAN IBU-IBU DI GEREJA GPDI PERUMNAS. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 200–209. Retrieved from http://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1573

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>