DESAIN KURIKULUM DAN PENGEMBANGAN PAK DALAM PENGUATAN IMAN LANSIA DI HKBP NAGASARIBU
Keywords:
Lansia, Kurikulum PAK, GerejaAbstract
Pendidikan Kristen bagi LANSIA (lanjut usia) merupakan tugas pengajaran yang membutuhkan perhatian khusus. Karena Lanjut usia memiliki banyak tantangan dalam segala aspek perkembangannya baik secara fisik, psikis, sosial, ekonomi dan kerohanian. Karena itu gereja seharusnya tidak menutup mata akan permasalahan yang dialami oleh umat Tuhan ini. Persekutuan lansia masih sebagai wadah pertemuan yang diisi dengan ibadah sederhana dan kurang direncanakan secara matang. Tujuan pembelajarannya pun belum dituliskan dalam dokumen khusus seperti kurikulum, hanya ditulis dalam notulen rapat perencanaan program. Artikel ini mendeskripsikan tentang Pendidikan Agama Kristen bagi lansia di dalam gereja. Secara Khususdi HKBP Nagasaribu yang memiliki berbagai perbedaan. Penulis terlebih dahulu menguraikan perkembangan kebutuhan bagi lansia, dan peran gereja sebagai pelaksana PAK bagi lansia. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Artikel ini mendeskripsikan tentang pentingnya pendidikan Kristen bagi lansia. Dengan metode ini, penulis menganalisis untuk merumuskan konsepsi pembelajaran pendidikan Kristen untuk lansia. Kemudian penulis memaparkan tentang strategi, prinsip dan praktik pendidikan Kristen untuk lanjut usia. Demikianlah tulisan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca dan para pendidik untuk melaksanakan tugas pendidikan Kristen bagi para lanjut usia di Gereja.
References
Andar, Ismail. Ajarlah Mereka Melakukan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2004.
Anderson, C. B. (2020). Assessing the Needs of Older Adults in Faith-Based Communities. Journal of Aging & Social Policy, 35(3), 156-168.
Bauer, S. “Theological Reflections on Aging: Nurturing Faith in Older Adults.” Journal of Aging and Religious Education 45, no. 2 (2018): 117–30.
Davis, M. Christian Faith and Older Adults: Exploring Spiritual Development in Later Life. Oxford University Press, 2015.
Elizabet Hurlock, B. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan SepanjangRentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga, 1980.
Ettinger, C. Spirituality in Older Adults: A Guide to Enhancing Faith and Well-Being. Baker Publishing, 2019.
Gultom, R, and C Sirait. “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Kreativitas Belajar PAK Siswa.” Jurnal Christian Humaniora 6, no. 2 (2022): 76–86.
Handreas. “Kurikulum PAK Yang Kontekstual Bagi Usia Lanjut Dan Aktual,” 2013.
Hutasoit, T. S. Pembelajaran Agama Kristen untuk Lansia: Strategi dan Pendekatan. Jakarta: Penerbit Gema Ilmu, 2020.
Johnson, M., & Lee, A. “Older Adult Learning in the Church Context: Strategies for Teaching.” Journal of Christian Education 56, no. 2 (2018): 45–58.
Kennedy, L. D. (2014). The Role of Adult Education in Spiritual Formation for Seniors. Journal of Adult Christian Education, 22(3), 212-215.
Manik, I. S, and A. G Pasaribu. “Peranan Pendidkan Agama Kristen Dalam Membentuk Moral Pemuda Akhir.” Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora 2, no. 3 (2023): 10539–47
Manurung, L. S. (2020), Metode Penelitian Kualitatif dalam Konteks Gereja (Medan: Penerbit Academia, hlm. 45.
Manurung, J. P. Manurung, (2022). "Pemberdayaan Lansia dalam Gereja: Pelayanan dan Peran Sosial". Medan: Penerbit Gereja Sejahtera, hlm. 74.
Marbun, F. S., (2019). "Penggunaan Media Visual dalam Pembelajaran Lansia". Medan: Pustaka Pelajar, hlm. 37.
McKinney, J. D. “The Role of Spirituality in Lifelong Learning for Older Adults.” Journal of Adult Education 45, no. 1 (2019): 42–58.
Panggabean, T. M. Pembelajaran Agama Kristen yang Memberi Waktu untuk Refleksi dan Penerapan. Medan: Pustaka Pelajar, 2019.
Panggabean, T. M., (2020). "Ajaran Praktis dalam Pendidikan Agama Kristen untuk Lansia". Medan: Penerbit Teologi, hlm. 46.
Pasaribu, Andar Gunawan. Aplikasi Kompetensi Guru Pendidikan Agama Krissten Yang Alkitabiah. Medan: CV Mitra, 2015.
Perry, L. “Curriculum Design for Elderly Christian Education.” Journal of Christian Education 42, no. 3 (2017): 205–18.
Santoso, Hanna, and Andar Ismail. Memahami Krisis Lanjut Usia. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.
Siahaan, B. I, P Naibaho, and R Raikhapoor. “Pengaruh Model Mastery Learning Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Kristen Dan Budi Pekerti.” Areopagus: Jurnal Pendidikan Dan Teologi Kristen 21, no. 2 (2023): 29–39.
Siahaan, E. G., (2019) "Pendidikan Inklusif: Membina Peserta Didik dari Berbagai Latar Belakang". Jakarta: Penerbit Ilmu, hlm. 91.
Sihotang, R. H., (2021). "Strategi Pembelajaran yang Tepat untuk Lansia". Yogyakarta: Penerbit Cerdas. hlm. 59.
Silalahi, A. N. Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia melalui Komunitas Gereja. Yogyakarta: Pustaka Kristen, 2021.
Simatupang, D. L. Pendekatan Pembelajaran untuk Lansia dalam Pendidikan Agama Kristen. Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2022.
Simons, C. “The Importance of Experiential Learning in Senior Christian Education.” Christian Education Review 39, no. 2 (2018): 110–23.
Sitohang, R. H. Metode Pembelajaran Variatif untuk Lansia dalam Gereja. Yogyakarta: Penerbit Teologi, 2021.
Sitorus, A. N. Peran Doa dalam Pembelajaran Agama Kristen untuk Lansia. Jakarta: Penerbit Gereja Sejahtera, 2020.
Sitorus, M. L. Pemberdayaan Lansia dalam Komunitas Gereja. Medan: Penerbit Ilmu Teologi, 2020.
Smith, B. K, and A. J Miller. “Effective Christian Education for Older Adults.” Journal of Christian Education 53, no. 2 (2021): 25–37.
Smith, L. F. “Practical Approaches to Learning in Later Life.” Journal of Adult Education 24, no. 3 (2020): 159–63.
Wright, D. Aging and Faith: The Role of the Church in Supporting Older Adults. New York: HarperCollins, 2017.
Wright, P. “Spirituality and Older Adults in Church Education.” Journal of Gerontology and Religious Studies 30, no. 4 (2016): 38–51.
———. “The Role of the Elderly in Church Education:A Biblical Perspective.” Journal of Gerontology and Religious Studies 30, no. 4 (2016): 38–51.







