MAKNA SOSIAL OIKUMENE DALAM KONTEKS JEMAAT GEREJA

Authors

  • Paulina Silitonga Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Oikumene, gereja, jemaat, kesatuan, misi sosial, perubahan sosial, keadilan

Abstract

Tulisan ini mengkaji pemahaman sosial Oikumene dalam konteks jemaat gereja, yang melampaui sekadar kesatuan iman antar denominasi Kristen. Oikumene, yang berasal dari bahasa Yunani yang berarti "rumah yang satu," pada mulanya merujuk pada upaya untuk menyatukan gereja-gereja Kristen yang terpecah akibat perbedaan ajaran dan doktrin. Namun, seiring waktu, konsep ini berkembang untuk mencakup tanggung jawab sosial gereja terhadap masyarakat secara lebih luas. Gereja tidak hanya diminta untuk fokus pada kehidupan rohani jemaat, tetapi juga untuk terlibat dalam masalah sosial seperti ketidakadilan, kemiskinan, dan dampak perubahan iklim. Melalui Oikumene, gereja diharapkan menjadi agen perubahan dengan mempengaruhi masyarakat di luar gereja melalui berbagai program sosial yang nyata. Meski demikian, ada tantangan dalam penerapan Oikumene, terutama dalam mengatasi perbedaan doktrin antar gereja serta ketegangan sosial yang ada. Tulisan ini juga menggali bagaimana gereja dapat mengatasi hambatan-hambatan tersebut dan memainkan peran aktif dalam membangun dunia yang lebih adil dan damai. Dengan semangat Oikumene, gereja tidak hanya mengajarkan kasih Kristus, tetapi juga berkontribusi dalam menyelesaikan masalah sosial yang ada di dunia ini.

References

Arifianto, Yonatan Alex, and Joseph Christ Santo. “Tinjauan Trilogi Kerukunan Umat Beragama Berdasarkan Perspektif Iman Kristen.” Angelion: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 1 (2020): 1–14.

Budiyanto, Henoch, Musa Haisoo, and Eleonora Patricia Selfina Pello. “Wawasan Eklesiologi Yang Inklusif Bagi Terciptanya Keesaan Gereja.” Semper Reformanda 5, no. 1 (2023): 16–24.

End, Th den. Sumber-Sumber Zending Tentang Sejarah Gereja Di Jawa Barat, 1858-1963. BPK Gunung Mulia, 2006.

Jonge, Christiaan De, and Jan S Aritonang. Apa Dan Bagaimana Gereja?: Pengantar Sejarah Eklesiologi. BPK Gunung Mulia, 2011.

Kristanto, Samuel Hans. “Oikumene Dalam Pemahaman Alkitab.” Coram Mundo: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 6, no. 2 (2024): 95–102.

Kristiani, Dina, and Paulus Kunto Baskoro. “Makna Teologis Konsep ‘Oikumene’ Menurut Yohanes 17: 1-26 Dan Aplikasinya Bagi Gereja Masa Kini.” ILLUMINATE: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani 4, no. 2 (2021): 90–101.

Lukito, Daniel Lucas. “Kecenderungan Gerakan Oikumene Dewasa Ini,” 1991.

Sapan, Erwin Bunga. “Oikumene: Kehidupan Oikumene Gereja Toraja Dengan Gereja Pentakosta Di Indonesia Bagi Kehidupan Bermasyarakat Di Kecamatan Bittuang Kabupaten Tana Toraja.” KAMASEAN: Jurnal Teologi Kristen 2, no. 1 (2021): 59–75.

Downloads

Published

2024-12-21

How to Cite

Paulina Silitonga. (2024). MAKNA SOSIAL OIKUMENE DALAM KONTEKS JEMAAT GEREJA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 1122–1132. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1713