ANALISIS KEPUTUSASAAN DAN HARAPAN SEORANG NABI DALAM KONTEKS HABAKUK 1:2-4
Keywords:
Keputusasaan, Harapan, Nabi TuhanAbstract
Analisis keadilan Allah dalam konteks kitab Habakuk mengeksplorasi dualitas mendalam antara keputusasaan dan harapan seperti yang dialami oleh nabi Habakuk. Studi ini menyelami keluhan nabi dan imannya yang tak tergoyahkan di tengah ketidakadilan dan kekerasan sosial yang luar biasa. Melalui pemeriksaan mendalam terhadap Habakuk 1:2-4, makalah ini menerangi bagaimana seruan Habakuk untuk campur tangan ilahi mencerminkan pertanyaan eksistensial dan teologis yang lebih luas tentang penderitaan, keadilan, dan peran iman dalam menghadapi kesulitan. Refleksi teologis dan konteks historis yang disajikan memperkaya pemahaman kita tentang pesan profetik Habakuk, menekankan relevansinya yang terus bertahan dalam menangani isu-isu modern seperti ketidakadilan sosial, penderitaan global, dan kemerosotan moral. Temuan-temuan menunjukkan bahwa perjuangan dan harapan akhir Habakuk berfungsi sebagai panduan etis yang kuat, mendorong keterlibatan proaktif dan ketahanan spiritual dalam menghadapi tantangan kontemporer.
References
Brueggemann, Walter. Theology of the Old Testament: Testimony, Dispute, Advocacy. Fortress Press, 2012.
Bullok, C. Hassel. “An Introduction to the Old Testament Prophetic Books,” 174–80. Moody Press, 1986.
Hays, J Daniel. Message of the Prophets: A Survey of the Prophetic and Apocalyptic Books of the Old Testament. Zondervan, 2010.
Keller, Timothy. Hope in Times of Fear: The Resurrection and the Meaning of Easter. Penguin, 2022.
Lasor, W.S. “Pengantar Perjanjian Lama 2,” 369. Jakarta: BPK. Gunung Mulia, 1994.
Page, Hugh R, Carol J Dempsey, Gale A Yee, and Matthew J M Coomber. “Habakkuk.” In The Prophets: Fortress Commentary on the Bible Study Edition, 893–98. 1517 Media, 2016. http://www.jstor.org/stable/j.ctt1b3t76j.23.
Stonehouse, George G.V. “The Book of Habakkuk,” 154–65. London: Rivingtons, 1911.







