KONSEP SAKRAMEN DALAM KEHIDUPAN BERDASARKAN PENGAJARAN AGAMA KATOLIK
Keywords:
Sakramen agama katolikAbstract
Menjadi tujuan penelitian ini untuk memahami Gereja Katolik mengajarkan bahwa dampak dari suatu sakramen itu ada, yaitu ex opere operato (oleh kenyataan bahwa sakramen itu dilayankan), tanpa memperhitungkan kekudusan pribadi pelayan yang melayankannya. Tetapi kurang layaknya kondisi penerima untuk menerima rahmat yang dianugerahkan tersebut dapat menghalangi efektivitas sakramen itu baginya; sakramen memerlukan adanya iman meskipun kata-kata dan elemen-elemen ritualnya berdampak menyuburkan, menguatkan dan memberi ekspresi bagi iman (Kompendium Katekismus Gereja Katolik, 224). "Katolik", dalam arti merupakan kelanjutan dari Gereja Perdana sedunia yang didirikan oleh rasul-rasul Kristus. Kendati demikian, tiap-tiap Gereja memaknai istilah "Gereja Katolik" secara berbeda-beda. Sebagai contoh, baik Gereja Katolik, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, maupun Gereja Persia menegaskan bahwa denominasinya adalah kelanjutan dari Gereja Perdana sedunia, sementara semua denominasi lain hanyalah pecahannya.
References
https://id.wikipedia.org/wiki/Katolik
UNIKOM_10216011_Apolonia Bubha_BAB II (1).pdf
https://id.wikipedia.org/wiki/Sakramen_(Katolik)
https://id.wikipedia.org/wiki/Sakramen_(Katolik)







