KONSEP SAKRAMEN DALAM KEHIDUPAN BERDASARKAN PENGAJARAN AGAMA KATOLIK

Authors

  • Sondang Paulina Pasaribu Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Siska Mariana Hutagalung Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Guna Ernawati Sinamo Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Erwand Daniel Sihotang Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Liyus Waruwu Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Sakramen agama katolik

Abstract

Menjadi tujuan penelitian ini untuk memahami Gereja Katolik mengajarkan bahwa dampak dari suatu sakramen itu ada, yaitu ex opere operato (oleh kenyataan bahwa sakramen itu dilayankan), tanpa memperhitungkan kekudusan pribadi pelayan yang melayankannya. Tetapi kurang layaknya kondisi penerima untuk menerima rahmat yang dianugerahkan tersebut dapat menghalangi efektivitas sakramen itu baginya; sakramen memerlukan adanya iman meskipun kata-kata dan elemen-elemen ritualnya berdampak menyuburkan, menguatkan dan memberi ekspresi bagi iman (Kompendium Katekismus Gereja Katolik, 224). "Katolik", dalam arti merupakan kelanjutan dari Gereja Perdana sedunia yang didirikan oleh rasul-rasul Kristus. Kendati demikian, tiap-tiap Gereja memaknai istilah "Gereja Katolik" secara berbeda-beda. Sebagai contoh, baik Gereja Katolik, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, maupun Gereja Persia menegaskan bahwa denominasinya adalah kelanjutan dari Gereja Perdana sedunia, sementara semua denominasi lain hanyalah pecahannya.

References

Downloads

Published

2024-12-23

How to Cite

Sondang Paulina Pasaribu, Siska Mariana Hutagalung, Guna Ernawati Sinamo, Erwand Daniel Sihotang, & Liyus Waruwu. (2024). KONSEP SAKRAMEN DALAM KEHIDUPAN BERDASARKAN PENGAJARAN AGAMA KATOLIK. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 1379–1388. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1739

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>