DESAIN KURIKULUM DAN PENGEMBANGAN PAK DALAM PENGENDALIAN DIRI DARI JUDI ONLINE PEMUDA DI ACEH SINGKIL GKPPD GUNUNG MERIAH
Keywords:
Kurikulum, Pengembangan PAK ,Gereja GKPPD Gunung Meriah, Judi OnlineAbstract
Kurikulum memiliki peran penting dalam pendidikan, termasuk peran konservatif, kritis, dan kreatif. Ketiga peran ini perlu seimbang. kurikulum juga memiliki beberapa fungsi, seperti penyesuaian, integrasi, diferensiasi, persiapan, pemilihan, dan diagnostik. Akhir-akhir ini, banyak tindakan kejahatan yang dilakukan oleh pemuda, terutama yang terlibat dalam tindak pidana perjudian. Seperti yang diketahui, perjudian telah berkembang dan tersebar di tengah masyarakat. Kurikulum sangat di butuhkan juga dalam gereja GKPPD Gunung Meriah dalam mengatasi banyaknya pemuda telah melakukan judi online. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian kualitatif
References
A. T. Sinaga, Komunitas Gereja sebagai Tempat Pertumbuhan Iman Pemuda (Medan: BPK Gunung Mulia, 2022), hlm. 72
Amurisi Ndraha,Pipit Endayani Zalukhu, and Dorkas Orienti Daeli, Pengembangan Spritualitas Kaum Muda Melalui Katekisasi, “Sudermann: Jurnal Ilmu Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan 15 , No.1 (2020) hal 10
Bagong Suyanto, Kejahatan Cyber Dalam Pandangan Sosial (jakarta: Media PrenadaGrup, 2010).
Daniel Nuhamara, Pembimbing PAK (Bandung:Jurnal Info Media, 2009), 8.
Desain Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal Di Mi Ma’arif Kenalan Borobudur, Antoro dan Suliswiyadi, jurnal Conference on Islamic Studies (CoIS) (Magelang: 2019) hal 141.
Desi Sianipar, “Peran Pendidikan Agama Kristen di Gereja dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga,” aJurnal Shanan4, no. 1 (2020)
E. G. Homrighousen dan I. H. Enklaar, Pendidikan Agama Kristen (Jakarta: Gunung Mulia, 2004), 26
Hernawan, “Pengertian, Dimensi, Fungsi dan Peranan Kurikulum” hal 2
John M. Nainggolan, Pendidikan Agama Kristen Dalam Masyarakat Majemuk (Bandung: Bina Media Informasi, 2009), 14-15.
Khoirul Bariyyah Hidayati, “Konsep Diri, Adversity Quotient dan Penyesuaian Diri Pada
M. S. Panggabean, Pendidikan Agama Kristen dan Pembinaan Iman Pemuda(Medan: Jurnal Teologi HKBP, 2020), hlm. 51.
Meri Krisna Dewi Sitepu, Implemetasi PAK dalam Masyarakat Majemuk, (Riau : ASTEROS Jurnal Teologi dan Pendidikan, 2020) 78
N. S. Lumbantobing, Komunitas Gereja dan Pembinaan Iman Pemuda (Jakarta: Pustaka Kristen, 2021), hlm. 34.
Nova Jelly Rungkat, (Pentingnya Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Pemuda Dalam Meningkatkan Sprituallitas Pemuda Menurut Teori Wychoff,” JURNAL LUXNOS 8, no. 1 (2023) hal 25
Oemar Hamalik, Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum, (Bandung : PT Remaja Rosda Karya, 2007), 193.
P. H. Marbun, Peran Komunitas Gereja dalam Mendukung Iman Pemuda (Jakarta: Lembaga Penelitian Teologi, 2020), hlm. 71.
Remaja” Jurnal Psikologi Indonesia, Vol.5.No.2, (Mei,2016) hlm.137
Roberth R. Boehlke, Sejarah Perkembangan Pikiran dan Praktek Pendidikan Agama Kristen Dari Plato Sampai Ignatius Loyola (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2016), 413.
Roberth R. Boehlke, Sejarah Perkembangan Pikiran dan Praktek Pendidikan Agama Kristen (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2003), 21-25.
Sumanto Hasan, Metode Penelitian Sosial Dan Pendidikan (Yogyakarta: ANDI, 1990), 33.
Wina Sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran (Jakarta: Kencana. 2008), 65
Yanni Pembonan, Rindi Indraswary P, Agustina Simu , Julianti Irri, Merangkul Anak Dalam Pelayanan Kasih Sayang Berdasarkan Konteks Gereja Toraja, PEADA’: Jurnal Pendidikan Kristen (2023) hal 35
Zulfah , ”Karakter: Pengendalian Diri”, IQRA : Jurnal Pendidikan Agama Islam vol.1 (2021) 29







