PENTINGNYA EDUKASI KEBERSIHAN DAN KESEHATAN UNTUK MENUNJANG LAYANAN YANG BERKUALITAS DI LINGKUP PARIWISATA

Authors

  • Gabriel Evandio Hutabarat Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Chalvin Christian Sihite Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Pariwisata berkelanjutan,Edukasi kebersihan dan kesehatan,Pelestarian lingkungan,Kesejahteraan masyarakat,Pengembangan destinasi wisata,Wabah penyakit,Protokol kesehatan,Stakeholder pariwisata

Abstract

Pariwisata yang berkelanjutan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan. Edukasi kebersihan dan kesehatan merupakan salah satu kunci dalam mencapai pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini menganalisis bagaimana edukasi dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan. Wabah penyakit menular baru-baru ini menyoroti pentingnya kebersihan dan kesehatan dalam sektor pariwisata. Penelitian ini membahas peran edukasi dalam mencegah penyebaran penyakit di lingkungan wisata. Melalui penerapan protokol kesehatan yang ketat dan edukasi yang berkelanjutan, sektor pariwisata dapat membangun kepercayaan wisatawan dan memulihkan citra destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh edukasi kebersihan dan kesehatan terhadap kualitas layanan di sektor pariwisata. Melalui tinjauan literatur dan studi kasus, penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi yang komprehensif kepada seluruh stakeholder pariwisata, mulai dari pengelola destinasi, pelaku usaha, hingga wisatawan, sangat krusial dalam meningkatkan kualitas layanan. Edukasi yang efektif dapat menciptakan lingkungan pariwisata yang bersih, sehat, dan aman, sehingga mampu meningkatkan kepuasan wisatawan dan daya saing destinasi.

References

Amelia, V., & Prasetyo, D. (2022). Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, & Environment) terhadap Objek Wisata sebagai Wujud Pemenuhan Hak Wisatawan. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 5(2), 92-99.

Azkha, N. (2007). Pembangunan pariwisata berwawasan kesehatan di sumatera barat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 2(1), 136-139.

Hidayatullah, S., Windhyastiti, I., Aristanto, E., & Rachmawati, I. K. (2021). Peran Cleanliness, Health, Safety Dan Environment Sustainability (CHSE) terhadap minat orang berkunjung ke destinasi wisata yang ada di Kota Batu pasca pandemic Covid 19.

Lumanauw, N. (2020). Edukasi Dan Implementasi Protokol Clean Health Safety Environtment Melalui We Love Bali Kemenparekfraf Pada Program 10 Sanur–Nusa Penida–Nusa Lembongan–Sanur. Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 11(1), 71-81.

Suidarma, I. M., & Afrita, N. N. (2021). Meningkatkan Sektor Pariwisata Melalui Pengembangan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment) Dalam Kawasan Pantai Jimbaran. Abdimas Universal, 3(1), 55-59.

Brunt, B. 1997. Market Research in Travel and Tourism. Great Britain: Butterworth, Heinemann.

Cooper, C. et all. 2005. Tourism: Principle and Practice. Third Edition. Prentice Hall

Kotler, P. 2002. Manajemen Pemasaran. Jilid I edisi Bahasa Indonesia. Jakarta: Pearson Education Asia Ptc. Ltd. Dan PT. Prenhallindo.

Downloads

Published

2024-12-29

How to Cite

Gabriel Evandio Hutabarat, & Chalvin Christian Sihite. (2024). PENTINGNYA EDUKASI KEBERSIHAN DAN KESEHATAN UNTUK MENUNJANG LAYANAN YANG BERKUALITAS DI LINGKUP PARIWISATA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 2106–2115. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1820