DESAIN KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAK DENGAN PENDEKATAN KURIKULUM DELIBERASI JOSEPH SCHWAB MELALUI KETERAMPILAN BARBER DALAM PENINGKATAN MOTIVASI PENGINJILAN PEMUDA GEREJA BNKP PETRUS TAHUN 2024

Authors

  • Meiman Berkat Harefa Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Andar Gunawan Pasaribu Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Kurikulum PAK di Gereja, Kurikulum Deliberasi Joseph Schwab, Keterampilan Barber, Penginjilan Pemuda

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu sarana terpenting untuk mengembangkan masyarakat yang berbudaya dan beradab, secara khusus Pendidikan Agama Kristen mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter dan jati diri seseorang. Untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu, kegiatan pembelajaran dilaksanakan sesuai dengan seperangkat rencana dan pengaturan yang disebut kurikulum, yang juga mencakup bahan, teknik, dan tujuan pembelajaran. Alat yang digunakan sebagai pedoman pembelajaran berorientasi pada  Kurikulum Pendidikan Agama Kristen. Dalam hal ini kurikulum yang dimaksud bukan hanya tertuju pada kurikulum PAK di sekolah tetapi juga kurikulum PAK di gereja. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi kurikulum deliberasi Joseph Schwab melalui keterampilan barber/pangkas dalam meningkatkan semangat penginjilan pada pemuda Kristen. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis pengalaman peserta dalam mengikuti program pendidikan agama yang berbasis kurikulum deliberasi. Dengan kata lain, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif implementasi kurikulum deliberasi Joseph Schwab, melalui keterampilan barber/pangkas, dalam meningkatkan semangat penginjilan pada pemuda Kristen. Secara khusus, penelitian ini ingin mengidentifikasi bagaimana kurikulum deliberasi dapat memfasilitasi proses refleksi kritis peserta terhadap panggilan misi mereka, meningkatkan pemahaman mereka tentang relevansi Injil dalam konteks kehidupan sehari-hari, serta mendorong mereka untuk terlibat aktif dalam kegiatan penginjilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum deliberasi dapat memfasilitasi proses refleksi kritis, meningkatkan pemahaman akan panggilan misi, serta mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan penginjilan. Implikasi penelitian ini adalah pentingnya mengintegrasikan kurikulum deliberasi dalam pendidikan agama Kristen untuk membekali pemuda dengan keterampilan dan motivasi yang diperlukan dalam menjalankan tugas penginjilan.

References

Allan Ornstein and Francis Hunkins, Curriculum: Foundations, Principles, and Issues, 7th edition (Pearson, 2016)

Ausubel, D. P. (1968). Educational psychology: A cognitive view. Holt, Rinehart and Winston.

Dewey, J. (1938). Experience and education. Macmillan.

Heather Goodin and David Stein, “Deliberative Discussion as an Innovative Teaching Strategy,” The Journal of Nursing Education 47 (July 1, 2008): 272–74.

Knowles, M. S. (1980). The adult learner: A neglected species. Gulf Publishing Company.

Larson, J. (2017). Sharing Your Faith with Confidence. Grand Rapids, MI: Zondervan.

Lexi J Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, Revisi (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2016)

Pasaribu, A. G., Sinaga, G. N., & Butar-Butar, N. (2023). PEMBINAAN WARGA GEREJA MENURUT KITAB MATIUS. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(4), 12890–12898.

Pazmino, Fondasi Pendidikan Kristen.

Piaget, J., 1954. The construction of reality in the child. Ballantine Books; Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Rostamailis, dkk. (2008). Tata Kecantikan Rambut Jilid I, Direktorat Pembinaan Sekolah Menangah Kejuruan Direktorat Jendral Managemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.

Silaban Robert dkk. (2024). Revitalisasi Pelayanan Nommensen Menuju Pertumbuhan Gereja. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Vol.7 No.4

Simanjuntak, Junihot M. 2023. Desain dan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen (Implementasi Desain dan Pengembangan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam Pelayanan Pendewasaan Umat di Sekolah dan Gereja). Yogyakarta: PBMR ANDI.

Smith, J. (2023). The Evolution of the Barbering Profession. Journal of Hairdressing and Cosmetology, 12(3)

Sterling W. Huston, Crusade Evangelism and the Local Church (Minneapolis: World Wide, 1984)

Tyler, R. W. (1949). Basic principles of curriculum and instruction. University of Chicago Press.

Wina Sanjaya, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran (Jakarta: Kencana. 2008), 65.

Yulianti H., Pasaribu A.G., Simatupang R., “Strategi Pembelajaran PAK dala Skill Missiologi Remaja”, Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, Vol. 2 No.3 (2023)

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Meiman Berkat Harefa, & Andar Gunawan Pasaribu. (2024). DESAIN KURIKULUM DAN PERENCANAAN PAK DENGAN PENDEKATAN KURIKULUM DELIBERASI JOSEPH SCHWAB MELALUI KETERAMPILAN BARBER DALAM PENINGKATAN MOTIVASI PENGINJILAN PEMUDA GEREJA BNKP PETRUS TAHUN 2024 . Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 2345–2359. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1848

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>