BAGAN SIAPI-API : POTENSI PARIWISATA SEJARAH DI TENGAH KEINDAHAN ARSITEKTUR DAN TRADISI MELAYU-TIONGHOA

Authors

  • Anisa Fitri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Febia Roylani Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Hasbi Dwi Rofita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yulia Novita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Pariwisata, Cagar Budaya, Kota Pusaka, Bagansiapi Api

Abstract

Rokan Hilir, yang terletak di pesisir timur Sumatera dan bagian dari Provinsi Riau, memiliki sejarah yang kaya dan beragam, terutama di Bandar Bagansiapiapi. Daerah ini dikenal sebagai penghasil ikan terbesar pada masa penjajahan Belanda dan memiliki hubungan erat dengan Kerajaan Siak Sri Indrapura, pusat kebudayaan Melayu. Seiring waktu, Rokan Hilir berkembang melalui pengaruh imigran Tionghoa, penjajahan Belanda, serta kemerdekaan Indonesia. Bangunan-bangunan bersejarah, seperti Kantor Bupati dan gedung pemerintahan, mencerminkan pengaruh arsitektur neoklasik Eropa dan Amerika. Selain itu, Bagansiapiapi juga dikenal dengan tradisi budaya Tionghoa, terutama ritual Bakar Tongkang yang dilaksanakan di Klenteng Ing Hock King, kelenteng tertua di daerah ini. Ritual ini menjadi simbol rasa syukur dan harapan akan keberuntungan. Dengan pengelolaan yang tepat, Bagan Siapi-Api memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik, berfokus pada warisan budaya, arsitektur, dan tradisi lokal. Pemerintah setempat, dengan dukungan dari Gubernur Riau, berupaya menjadikan daerah ini sebagai Kota Pusaka Indonesia untuk melestarikan dan mengembangkan nilai sejarahnya.

References

Ali Asfar. (2016). “Negeri Seribu Kubah (Land Of A Thousand Domes)”. Bagan Siapi-Api : Pesona Indonesia.

Ali Hasan. (201). “Tourism Marketing”. Jakarta : Center For Academic Publishing.

Bungaran Antonius. (2017). ”Sejarah Pariwisata Menuju Perkembangan Pariwisata Indonesia”. Jakarta : Yayasan Pustaka

Damanik.(2016). ”Pariwisata Indonesia Antara Peluang dan Tantangan”. Yogyakarta : Pustaka Belajar

Hadinoto Kusudianto. (2015). ” Perencanaan Pengembangan Destinasti Pariwisata”.

I Ketut Suena dan I. Gustingurah Widyatmaja. (2017). ”Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata”. Denpasar : Pustaka Larasan.

Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.

Kasman Arifin. (2019). ”Analisa Tata Kelola Wisata Budaya Bakar Tongkang Terhadap Peningkatan Pendapatan Kabupaten Rokan Hilir (studi empiric di Industri Pariwisata Kabupaten Rokan Hilir)”. Universitas Islam Riau

Mahyudin. 2016. ”Gema Proklamasi RI Dalam Peristiwa Bagan Siapi-Api”. Yogyakarta : Adicita

Muljadi. (2016). ”Kepariwisataan Dan Perjalanan”. Jakarta : Raja Grafindo.

Repi Repi. (2014) . "Perkembangan Struktur Dan Bentuk Ruang Kota Bagansiapiapi". Jurnal Arsitektur Melayu Dan Lingkungan, Vol.1, No. 2

Sosiady Mulia, Ermansyah. (2022). “Tourism Management Analysis Based on Cultural Heritage Potential of Bagansiapiapi Towards a Heritage City”. ournal of Social Science and Digital Marketing (JSSDM), Vol.II, No.2, hal.55-62

Downloads

Published

2025-01-06

How to Cite

Anisa Fitri, Febia Roylani, Hasbi Dwi Rofita, & Yulia Novita. (2025). BAGAN SIAPI-API : POTENSI PARIWISATA SEJARAH DI TENGAH KEINDAHAN ARSITEKTUR DAN TRADISI MELAYU-TIONGHOA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(2), 2823–2832. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1910

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >>