HUBUNGAN KARAKTERISTIK JENIS KELAMIN DENGAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA MI AL-FALAH DESA TIGARUN KECAMATAN AMUNTAI TENGAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA
Keywords:
jenis kelamin, pembentukan karakter, pendidikan karakterAbstract
Pendidikan karakter merupakan komponen fundamental dalam sistem pendidikan Indonesia, bertujuan untuk membentuk siswa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Salah satu faktor penting yang memengaruhi pembentukan karakter adalah jenis kelamin, yang berkontribusi terhadap perbedaan dimensi karakter seperti religiusitas, nasionalisme, integritas, gotong royong, dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis kelamin dan pembentukan karakter siswa di MI Al-Falah Desa Tigarun, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa MI Al-Falah yang berjumlah 100 orang, dan teknik total sampling digunakan untuk menentukan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara dengan guru, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan pembentukan karakter siswa (chi-square = 8,76; p = 0,003). Siswa perempuan memiliki skor lebih tinggi pada aspek religiusitas, integritas, dan gotong royong, sedangkan siswa laki-laki unggul pada aspek nasionalisme dan kemandirian. Perbedaan ini dipengaruhi oleh faktor biologis, sosial, pola asuh di rumah, dan pendekatan pengajaran di madrasah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pendidikan karakter perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing gender. Guru dan madrasah disarankan untuk mengadopsi strategi pembelajaran yang responsif gender dan bekerja sama dengan orang tua dalam mendukung pembentukan karakter siswa.
References
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Emanuel, E. J., Wendler, D., & Grady, C. (2000). What makes clinical research ethical? Journal of the American Medical Association, 283(20), 2701–2711. https://doi.org/10.1001/jama.283.20.2701
Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). London: SAGE Publications.
Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2019). How to design and evaluate research in education (10th ed.). New York: McGraw-Hill.
Komalasari, K., & Saripudin, D. (2020). Pendidikan karakter: Konsep dan implementasi di sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Kemdikbud. (2018). Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Maccoby, E. E., & Jacklin, C. N. (2018). Gender differences in children’s behavior: The construct of gender. Psychological Review, 10(2), 356–372. https://doi.org/10.1037/h0047555
Santrock, J. W. (2019). Educational psychology (13th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tavakol, M., & Dennick, R. (2011). Making sense of Cronbach’s alpha. International Journal of Medical Education, 2(1), 53–55. https://doi.org/10.5116/ijme.4dfb.8dfd
Zubaidi, A. (2020). Pembentukan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8(3), 102–115. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i3.9325







