KAJIAN KERENTANAN PERMUKIMAN TERHADAP TANAH LONGSOR DI PULAU JAWA : REVIEW LITERATUR 2018-2024
Keywords:
Kerentanan permukiman, tanah longsorAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan permukiman terhadap tanah longsor di Pulau Jawa dengan mempertimbangkan faktor geologi, kemiringan lereng, curah hujan, serta aktivitas manusia. Kajian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mempengaruhi risiko longsor serta mengevaluasi strategi mitigasi yang dapat diterapkan guna mengurangi dampak bencana terhadap kawasan permukiman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review, dengan menelaah lima artikel yang relevan dalam enam tahun terakhir (2018-2024). Sumber literatur diperoleh melalui database akademik seperti Publish or Perish, ResearchGate, dan Google Scholar. Analisis dilakukan dengan mengkaji perubahan muka tanah, penggunaan lahan, serta kebijakan mitigasi yang telah diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang meningkatkan risiko longsor adalah topografi curam, perubahan muka tanah akibat erosi, serta aktivitas manusia yang tidak memperhatikan konservasi lingkungan. Strategi mitigasi yang efektif meliputi pemetaan zona rawan, pembangunan infrastruktur penahan tanah, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menghadapi bencana longsor.
References
Desderius, K., Arrinjani, M. S. B., Sa’adia, Z. F., & Lie, F. R. (2024). Analisis tingkat risiko bencana tanah longsor di wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur. REGION: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif, 19(1), 200-210. https://doi.org/10.20961/region.v19i1.58889
Isnaini, R. (2019). Analisis penyebab, dampak, dan pengelolaan bencana tanah longsor di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Geografi dan Bencana, 6(2), 45-60.
Purwant, W., Prasety, Y., & Yuwono, B. D. (2018). Dampak perubahan muka tanah akibat tanah longsor terhadap kawasan permukiman di Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Geomatika, 4(1), 12-25.
Susanti, P. D., & Miardini, A. (2019). Karakteristik dan faktor yang mempengaruhi tipe longsor di Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Kebencanaan Indonesia, 7(3), 89-105.







