GEOMORFOLOGI PULAU JAWA SELATAN DAN PENGARUH GELOMBANG LAUT YANG LEBIH KUAT DIBANDINGKAN JAWA UTARA : REVIEW LITERATUR

Authors

  • Syarifa Naila Turrahma Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Zahara Zafria Rahma Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Zahratun Nasywa Elno Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Dandi Arianto Pelly Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Geomorfologi, Tektonik, Pulau Jawa, Kenaikan Muka Laut, Risiko Bencana.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai fenomena geologi dan geomorfologi di Pulau Jawa serta memahami dampaknya terhadap struktur tektonik, dinamika lingkungan, dan kerentanan wilayah pesisir. Tujuan dari masing-masing studi mencakup identifikasi perubahan posisi tunjaman lempeng, karakteristik geomorfologi dan litologi, provenans batupasir, dinamika perkembangan pantai purba, hingga evaluasi risiko akibat perubahan iklim seperti kenaikan muka laut dan variabilitas angin musiman. Berbagai metode digunakan, antara lain observasi lapangan, analisis laboratorium petrografi, pengolahan citra satelit dan DEM, pemodelan spasial dengan GIS, serta pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui studi sosial masyarakat. Data dikumpulkan dari berbagai wilayah di Jawa, mencakup daratan tinggi, pesisir, dan daerah perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi antara struktur geologi dan distribusi litologi dengan bentuk lahan dan kerentanan wilayah. Teridentifikasi perubahan signifikan dalam pola tektonik dan iklim lokal, serta ancaman serius terhadap wilayah pesisir akibat sedimentasi, erosi, dan kenaikan muka laut. Penelitian ini menegaskan perlunya perencanaan ruang yang adaptif, konservasi geomorfologis, serta kebijakan mitigasi bencana yang berbasis data ilmiah untuk memastikan keberlanjutan lingkungan di Pulau Jawa.

References

Asmoro Widagdo, & Setijadi, R. (2013). Identifikasi perkembangan garis pantai purba daerah Cilacap berdasarkan citra dan verifikasi lapangan. Studio Geomorfologi, Universitas Gadjah Mada.

Bachri, S. (2014). Pengaruh perubahan posisi tunjaman terhadap pola struktur dan tektonik Pulau Jawa. Jurnal Geologi Indonesia.

Firdaus, N., Abdurrokhim, & Yoga, A. (2019). Analisis provenans batupasir di daerah Cisaat, Kabupaten Brebes. Prosiding Seminar Nasional Geologi.

Jawa dan implikasinya terhadap RTRW. Laporan Penelitian, Badan Informasi Geospasial.

Karondia, L. A. (2020). Analisis kerentanan pesisir Kota Semarang berdasarkan Coastal Vulnerability Index (CVI). Tesis, Universitas Diponegoro.

Ma’rufatin, A., Yananto, A., & Widodo, W. (2024). Analisis karakteristik angin Pulau Jawa berdasarkan variabilitas monsun. Jurnal Meteorologi dan Klimatologi Indonesia.

Novirman, M. A., & Andiani, P. (2023). Transformasi lanskap Pulau Jawa: Perspektif geomorfologi dan keberlanjutan. Jurnal Lingkungan dan Geografi.

Prabowo, H., & Astjario, P. (2012). Dampak pemanasan global terhadap kawasan pesisir Pulau

Purnama, Y. S., Krisyunianto, A., & Bachtiar, A. (2010). Karakteristik delta di Asia Tenggara bagian selatan dan Papua Nugini. Jurnal Geologi Kelautan Indonesia.

Suchayla, M., Tintin, E., Fatonah, A., Nursiyam, M., & Vijaya. (2021). Karakteristik geomorfologi dan distribusi litologi di Cirawamekar, Bandung Barat. Jurnal Geosains Indonesia.

Wisnu, A., Ulung, J., Guntur, A., & Diauddin, R. (2018). Distribusi sedimen permukaan dasar laut di Kecamatan Brebes. Jurnal Sedimentologi dan Kelautan

Downloads

Published

2025-05-30

How to Cite

Syarifa Naila Turrahma, Zahara Zafria Rahma, Zahratun Nasywa Elno, & Dandi Arianto Pelly. (2025). GEOMORFOLOGI PULAU JAWA SELATAN DAN PENGARUH GELOMBANG LAUT YANG LEBIH KUAT DIBANDINGKAN JAWA UTARA : REVIEW LITERATUR. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(3), 4946–4962. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2373