PENGARUH KONDISI TOPOGRAFI, AKSESIBILITAS DAN SUMBER DAYA TERHADAP AKTIVITAS EKONOMI DI PASAR IBUAH PAYAKUMBUH
Keywords:
Abrasi, Sungai Indragiri, Petalongan, Penambangan Ilegal, Dampak Lingkungan, Buffer Sungai, Solusi Mitigasi, Perubahan Iklim.Abstract
Penelitian ini berjudul "Analisis Abrasi Sungai Indragiri di Petalongan Indragiri Hulu", yang bertujuan untuk memahami penyebab, dampak, dan solusi terkait fenomena abrasi di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, yang mengintegrasikan teori-teori relevan dan data dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab abrasi meliputi penambangan ilegal, aliran air yang kuat, perubahan musim, sedimentasi yang tidak seimbang, dan perubahan iklim. Dampak abrasi mencakup kerusakan lingkungan, penurunan produktivitas lahan pertanian, kerusakan infrastruktur, dan peningkatan risiko banjir, yang semua itu mengancam kehidupan masyarakat setempat. Solusi yang diusulkan mencakup pemasangan struktur penahan erosi, penggunaan vegetasi, modifikasi aliran air, dan edukasi masyarakat tentang mitigasi abrasi. Penelitian ini menekankan perlunya tindakan cepat dari pemerintah dan pihak terkait untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat, serta memberikan rekomendasi untuk pendekatan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam mengatasi masalah abrasi di Sungai Indragiri.
References
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Pasar Tradisional di Indonesia 2023. Jakarta: BPS.
Farida, U. (2013). Pengaruh Aksesibilitas Terhadap Karakteristik Sosial Ekonomi Masyarakat Pedesaan . Wilayah Lingkungan .
Kurniawan, D. (2017). “Dampak Sosial Ekonomi Revitalisasi Pasar Tradisional”. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 18(2), 45–56.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya, hlm. 276-278.
Rustiadi, E., Saefulhakim, S., & Panuju, D. R. (2009). Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Halaman 137.







