TRADISI BAKAR TONGKANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA KABUPATEN ROKAN HILIR

Authors

  • Nita Syafitri Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Rizki Ramadhan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yulia Novita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Rahmah Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Bakar Tongkang, wisata budaya, daya tarik wisata, pariwisata berkelanjutan, rokan hilir.

Abstract

Tradisi pembakaran tongkang di Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir, adalah sebuah ritual budaya Tionghoa yang telah menjadi ciri khas serta daya tarik wisata utama daerah tersebut. Penelitian ini memanfaatkan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif dalam menganalisis dampak tradisi pembakaran tongkang terhadap daya tarik wisata, pelestarian budaya, dan pengaruh sosial-ekonomi bagi komunitas setempat. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa prosesi pembakaran tongkang tidak hanya kaya akan nilai sejarah, spiritual, dan simbolis, tetapi juga mampu menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya, yang pada gilirannya meningkatkan ekonomi lokal melalui usaha mikro kecil dan menengah, penginapan, serta perdagangan musiman, serta memperkuat hubungan sosial antar etnis. Sementara itu, keberlanjutan tradisi ini mendukung pengembangan destinasi wisata budaya dengan menekankan keaslian, pengalaman autentik, dan elemen estetika yang khas. Strategi pengembangan yang mencakup peningkatan fasilitas, kerja sama di antara pemangku kepentingan, penyediaan paket wisata budaya, dan promosi melalui media digital menjadi faktor penting untuk memastikan kontinuitas tradisi ini sebagai daya tarik budaya.

References

Elzenia, A. D., Salfira, B., Nasution, D. M., Mursyid, E., Putri, N. A., Jefita, N. S., Athifa, N., Tahmi, T., Yuliana, Y., & Hambali, H. (2025). Tradisi Bakar Tongkang dalam memperkuat civic culture masyarakat adat di Bagansiapiapi. Pancasila and Civics Education Journal, 4(1), 11–17.

Gunawan, I. G. A. A. (2019). Karya Tari Mageret Pandan: Potret aktivitas budaya masyarakat Desa Tenganan Pegringsingan dalam sajian seni pertunjukan. Widyadari, 20(2), 129–139. https://doi.org/10.5281/zenodo.3517876

Hampton, M. P., & Jeyacheya, J. (2020). Tourism, festivals and local economic development. Journal of Sustainable Tourism, 28(8), 1153–1170. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1715216

Jeiyusman, R. (n.d.). Tradisi Bakar Tongkang di Kota Bagansiapiapi Kecamatan Bangko Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Riau.

MediaCenter Riau. (2025, October 21). Bakar Tongkang di Bagansiapiapi Riau bius puluhan ribu wisatawan. https://share.google/t3fyQDayOUJ8aEke4

MediaCenter Rohil. (2025, June 12). Bupati Rohil berbaur dengan masyarakat Tionghoa dalam event Bakar Tongkang. https://share.google/1tr6GkThaMtpqqp4t

MediaKPK Rohil. (2025, June 12). Sejarah ritual Bakar Tongkang hanya ada di Kota Bagansiapiapi. https://share.google/Sl2jr3eD8PtbGAgSY

Melisa, & Rianto. (2021). Perhelatan atraksi budaya Bakar Tongkang sebagai salah satu atraksi budaya di Riau. Jurnal Hospitality dan Pariwisata, 7(2), 110–119. http://journal.ubm.ac.id/

Nugraha, D., Ninda, L. N., Audia, N. A., Taftazany, T., & Novita, Y. (2025). Sumber daya pariwisata berkelanjutan wisata Bakar Tongkang. Pediaqu: Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 1–15. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu

Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi pariwisata. Andi.

Pradana, G. Y. K. (2019). Sosiologi pariwisata. STPBI Press.

Priyanto, S. E., & Tim Penulis. (2022). Pengantar ilmu pariwisata. DOTPLUS Publisher.

Putra, I. N. D., & Pitana, I. G. (2019). Pariwisata budaya dan pelestarian tradisi lokal. Jurnal Kajian Pariwisata, 1(2), 45–58.

Richards, G. (2018). Cultural tourism: A review of recent research and trends. Journal of Hospitality and Tourism Management, 36, 12–21. https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2018.03.005

Ribuan pengunjung meriahkan Festival Bakar Tongkang 2025 di Riau. (2025). https://share.google/fg7nqJa0Jsh8drYjZ

RRI.co.id. (2025, June 12). Tradisi Bakar Tongkang warisan budaya di Rokan Hilir. https://share.google/RLTiF780k9Y8IiqED

Sari, N., & Hadi, S. (2021). Dampak sosial ekonomi festival budaya terhadap masyarakat lokal. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(2), 145–156.

Supriyanto, A., & Lestari, R. (2020). Peran festival budaya dalam pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal. Jurnal Pariwisata Nusantara, 3(1), 23–34.

Tempo.co. (2025, June 12). Awal-mula tradisi Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Riau. https://share.google/EMd6URlHh5L3yNK7W

Timothy, D. J., & Nyaupane, G. P. (Eds.). (2016). Cultural heritage and tourism in the developing world: A regional perspective. Routledge.

Zainuddin, M., & Zaswita, H. (2024). Analisis kearifan lokal budaya Bakar Tongkang bagi masyarakat Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir. Tsaqifa Nusantara, 3(2), 91–102.

Sidjabat, B. S. (2017). Membesarkan Anak dengan Kreatif: Panduan Pendidikan

Downloads

Published

2025-12-15

How to Cite

Nita Syafitri, Rizki Ramadhan, Yulia Novita, & Rahmah. (2025). TRADISI BAKAR TONGKANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA KABUPATEN ROKAN HILIR. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(1), 1590–1604. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/3523

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >>