PANDANGAN GKLI TENTANG YESUS KRISTUS SEBAGAI ANAK DAUD
Keywords:
Anak Daud, teologi Lutheran, GKLIAbstract
Penelitian ini mengkaji pandangan Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI) mengenai gelar "Anak Daud" bagi Yesus Kristus. Gelar ini, yang sering muncul dalam Injil Sinoptik, memiliki makna teologis yang sangat penting karena menegaskan identitas Yesus sebagai Mesias yang dijanjikan dari keturunan Daud. Dalam teologi Lutheran, gelar ini dipahami sebagai penegasan keseimbangan antara natur manusiawi Kristus dan natur ilahi-Nya, yang esensial untuk memahami doktrin dua natur Kristus. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pandangan GKLI, menggali dasar biblika dan teologisnya menurut tradisi Lutheran, serta menganalisis implikasi praktis pemahaman tersebut bagi katekisasi, liturgi, misi, dan kehidupan jemaat. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan pendekatan library research dan analisis dokumen, melibatkan penelaahan Alkitab, teks Lutheran normatif, dan dokumen GKLI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelar "Anak Daud" secara biblika berfungsi sebagai penanda legitimasi mesianik dan pengakuan publik terhadap Yesus. Dalam perspektif Lutheran, gelar ini menegaskan natur manusia Kristus dalam kesatuan pribadi-Nya dengan natur ilahi, sejalan dengan doktrin dua natur Kristus. GKLI, sebagai gereja Lutheran, memahami "Anak Daud" sebagai afirmasi inkarnasi dan keallahan Kristus, yang kemudian diimplementasikan dalam pengajaran katekismus, praktik liturgi, dan motivasi pelayanan sosial. Kesimpulannya, GKLI menggunakan gelar "Anak Daud" sebagai fondasi teologis dan pastoral yang kuat untuk menegaskan identitas Kristus yang utuh sebagai Mesias keturunan Daud yang juga adalah Tuhan dan Juruselamat sehingga makna gelar tersebut menjadi pengakuan iman yang hidup dan relevan bagi jemaat di Indonesia.
References
Arand, Charles P., James A. Nestingen, and Robert Kolb. “The Augsburg Confession.” The Lutheran Confessions, 2018, 87–106. https://doi.org/10.2307/j.ctt22h6rzc.9.
Astuti, Tri Endah. “Keilahian Yesus Dalam Injil Markus.” Jurnal Teologi Terapan 1, no. 1 (2021): 1–15. https://pistis.sttii-yogyakarta.ac.id.
Gultom, Mangarimbun, and Candra Gunawan Marisi Simanjuntak. “Konsep Kristologi Konsili Kalsedon Dalam Menanggapi Ajaran Eutyches Pada Tahun 451 Dan Integrasinya Dalam Pendidikan Agama Kristen.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 4, no. 2 (2024): 84–96. https://doi.org/10.53547/rdj.v4i2.560.
Gultom, Yohansen Wyckliffe. “Kontribusi Denominasi Lutheran Dalam Membentuk Pendidikan Finlandia Dan Pemikirannya Bagi Pendidikan Kristen.” Jurnal Diakonia 3, no. 2 (2023): 112–29. https://doi.org/10.55199/jd.v3i2.72.
Imeldawati, Tiur, Rencan Charisma Marbun, and Warseto Freddy Sihombing. “Ekklesiologi Martin Luther Sebagai Dasar Tata Gereja Aliran Lutheran Di Indonesia.” Jurnal Teologi Cultivation 6, no. 2 (2022): 18–31. https://doi.org/10.46965/jtc.v6i2.1667.
Intan Falensia Sambeta, I Gede Agus Z.P., and Ray Riko Arnawijaya. “Makna Ungkapan ‘Jangan Kamu Membangkitkan Dan Menggerakkan Cinta Sebelum Diingininya (Kidung Agung 2:7b)’ Dan Implementasinya Bagi Pasangan Pranikah.” Jurnal ILUMINASI 2, no. 2 (2024): 15–25. https://doi.org/10.71401/iluminasi.v2i2.33.
Kartawidjaja, Yakub E. Music in Martin Luther ’ s Theology, 2019.
Laloan, Rivaldo Joshua, and Mieke Nova Sendow. “Kajian Hermeneutik Kritik Sosio-Retoris Markus 10:35-45 Dan Implikasinya Bagi Mahasiswa Fakultas Teologi UKIT.” Educatio Christi 5, no. 1 (2024): 137–51. https://doi.org/10.70796/educatio-christi.v5i1.126.
Luther, Martin. Katekismus Besar Martin Luther, 2016.
RIEMER, G. AJARLAH MEREKA, 2016.
Riko Arnawijaya, Ray, and Lola. “Kajian Teologis Gelar Yesus ‘Anak Daud.’” Jurnal ILUMINASI 2, no. 2 (2024): 66–96. https://doi.org/10.71401/iluminasi.v2i2.7.
Ronaldo Stefanus. “Makna Gelar Yesus Sebagai Mesias Dan Implementasinya Bagi Kehidupan Umat Kristen Dalam Masyarakat Majemuk Di Indonesia.” Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen Dan Katolik 2, no. 3 (2024): 265–72. https://doi.org/10.61132/jbpakk.v2i3.686.
Simorangkir, Jhon Piter Enriko. “Lutheran Identity of Batak Churches: A Study of The Confensionof Faith of The HKBP and The Basic Articles of Faith of The GKPI,” no. Lutheran Identity of Batak Churches (2017): 239.
Sinaga, Janes, Juita Lusiana Sinambela, Rudolf Weindra Sagala, and Raden Deddy Kurniawan. “Silsilah Yesus Kristus, Anak Daud, Anak Abraham Berdasarkan Matius 1:1 Dari Sudut Pandang Biblical Dan Historical.” DA’AT : Jurnal Teologi Kristen 4, no. 1 (2023): 15–28. https://doi.org/10.51667/djtk.v4i1.1043.
Stone Ridge Dr., Waukesha. PROCEEDINGS of the CONFESSIONAL EVANGELICAL LUTHERAN CONFERENCE, 2024.
Tumbel, Daniel. “KRISTOLOGI DALAM INJIL SINOPTIK.” Jurnal Kerruso 1, no. 2 (2016). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33856/kerusso.v1i2.45.







