KESENJANGAN LITERASI DIGITAL DALAM PARENTING

Analisis Sosiologis dan Pendidikan Islam di Kabupaten Hulu Sungai Selatan

Authors

  • Maulida Hayatie UII DALWA (Darullughah Wadda’wah)
  • Rika Sartika UII DALWA (Darullughah Wadda’wah

Keywords:

literasi digital, parenting, kesenjangan digital, stratifikasi sosial, tarbiyah islamiyah, maqasid syariah, digital capital

Abstract

Era digital telah mengubah lanskap pengasuhan anak secara fundamental, menciptakan tantangan baru bagi orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka di dunia maya. Penelitian ini mengkaji kesenjangan literasi digital dalam praktik parenting antara keluarga kelas menengah dan kelas bawah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, dengan mengintegrasikan perspektif sosiologis dan pendidikan Islam. Menggunakan pendekatan kajian pustaka sistematis, penelitian ini membedah dimensi literasi digital orang tua yang mencakup keterampilan teknis (operational skills), literasi informasi dan media (information & media literacy), serta praktik mediasi parental (parental mediation). Kerangka teoretis penelitian ini menggabungkan teori digital capital dari Ragnedda dan Muschert, teori reproduksi sosial Bourdieu, serta konsep tarbiyah islamiyah dan maqasid syariah khususnya aspek hifdz an-nasl⁷ (perlindungan keturunan). Temuan menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan signifikan dalam literasi digital antara kedua kelompok kelas sosial. Orang tua kelas menengah lebih dominan memiliki active mediation, dan akses terhadap sumber pengetahuan parenting berbasis riset. Sebaliknya, orang tua kelas bawah menghadapi keterbatasan dalam keterampilan evaluasi konten, cenderung menggunakan restrictive mediation yang tidak konsisten akibat keterbatasan akses terhadap komunitas parenting yang edukatif. Kesenjangan ini tidak hanya mencerminkan perbedaan kemampuan individual, tetapi juga merupakan hasil dari struktur sosial yang mereproduksi ketidaksetaraan melalui distribusi yang tidak merata dari digital capital. Dalam perspektif pendidikan Islam, tanggung jawab orang tua sebagai murabbi (pendidik) dituntut untuk memiliki kompetensi dalam membimbing anak di segala aspek kehidupan, termasuk di ruang digital. Kesenjangan literasi digital orang tua berpotensi menghasilkan disparitas dalam pengalaman digital anak, yang pada gilirannya dapat mereproduksi stratifikasi sosial antar generasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya program literasi digital yang inklusif dan berbasis nilai-nilai Islam, kebijakan publik yang mendukung akses merata terhadap sumber daya digital edukatif, serta penguatan peran institusi pendidikan Islam dalam memfasilitasi pengembangan kompetensi digital parenting.

References

An-Nahlawi, A. R. (1995). Pendidikan Islam di Rumah, Sekolah, dan Masyarakat. Jakarta: Gema Insani Press.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2024). Profil Pengguna Internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII.

Auda, J. (2008). Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought.

Bourdieu, P. (1977). Outline of a Theory of Practice. Cambridge: Cambridge University Press.

Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital. In J. Richardson (Ed.), Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education (pp. 241-258). New York: Greenwood.

Eshet-Alkalai, Y. (2004). Digital Literacy: A Conceptual Framework for Survival Skills in the Digital Era. Journal of Educational Multimedia and Hypermedia, 13(1), 93-106.

Gilster, P. (1997). Digital Literacy. New York: Wiley.

Hasebrink, U., Livingstone, S., Haddon, L., & Olafsson, K. (2009). Comparing Children's Online Opportunities and Risks Across Europe. London: EU Kids Online.

Kalmus, V., Blinka, L., & Olafsson, K. (2013). Does It Matter What Mama Says: Evaluating the Role of Parental Mediation. Children & Society, 29(2), 122-133.

Langgulung, H. (2003). Asas-Asas Pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna Baru.

Lareau, A. (2003). Unequal Childhoods: Class, Race, and Family Life. Berkeley: University of California Press.

Livingstone, S. (2004). Media Literacy and the Challenge of New Information and Communication Technologies. The Communication Review, 7(1), 3-14.

Livingstone, S., & Helsper, E. J. (2008). Parental Mediation of Children's Internet Use. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 52(4), 581-599.

Livingstone, S., Mascheroni, G., & Staksrud, E. (2017). European Research on Children's Internet Use. New Media & Society, 20(3), 1103-1122.

Martin, A., & Grudziecki, J. (2006). DigEuLit: Concepts and Tools for Digital Literacy Development. Innovation in Teaching, 2(4), 249-267.

Nikken, P., & Jansz, J. (2014). Developing Scales to Measure Parental Mediation. Learning, Media and Technology, 39(2), 250-266.

Nikken, P., & Schols, M. (2015). How and Why Parents Guide the Media Use of Young Children. Journal of Child and Family Studies, 24(11), 3423-3435.

Park, S. (2017). Digital Capital. In The International Encyclopedia of Communication Theory and Philosophy (pp. 1-6). Wiley-Blackwell.

Ragnedda, M., & Muschert, G. W. (2013). The Digital Divide: The Internet and Social Inequality. London: Routledge.

Shin, W., & Kang, H. (2016). Adolescents' Privacy Concerns and Information Disclosure Online. Computers in Human Behavior, 54, 114-123.

Ulwan, A. N. (1981). Tarbiyatul Aulad fil Islam (Pendidikan Anak dalam Islam). Kairo: Darussalam.

Valkenburg, P. M., Krcmar, M., Peeters, A. L., & Marseille, N. M. (1999). Developing a Scale to Assess Three Styles of Television Mediation. Journal of Broadcasting & Electronic Media, 43(1), 52-66.

Van Deursen, A. J. A. M., & Van Dijk, J. A. G. M. (2014). Digital Skills: Unlocking the Information Society. New York: Palgrave Macmillan.

Van Dijk, J. A. G. M. (2005). The Deepening Divide: Inequality in the Information Society. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Van Dijk, J. A. G. M. (2020). The Digital Divide. Cambridge: Polity Press.

Downloads

Published

2026-02-10

How to Cite

Maulida Hayatie, & Rika Sartika. (2026). KESENJANGAN LITERASI DIGITAL DALAM PARENTING: Analisis Sosiologis dan Pendidikan Islam di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 5(2), 1741–1756. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/4027