KURIKULUM BERBASIS CINTA DI SEKOLAH DASAR: IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AFEKTIF UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA
Keywords:
kurikulum berbasis cinta, pendidikan karakter, sekolah dasar, pendidikan afektif, relasi pedagogis, pembelajaran humanisAbstract
Penelitian ini mengkaji implementasi kurikulum berbasis cinta di sekolah dasar sebagai pendekatan inovatif dalam pendidikan karakter. Kurikulum berbasis cinta menekankan pentingnya dimensi afektif dalam proses pembelajaran, yang mencakup kasih sayang, empati, kepedulian, dan penghargaan terhadap keberagaman. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis konsep, prinsip, dan strategi implementasi kurikulum berbasis cinta serta dampaknya terhadap perkembangan karakter siswa sekolah dasar.Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai teori pendidikan, dokumen kurikulum, dan hasil penelitian terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta dapat diimplementasikan melalui tiga pilar utama: (1) menciptakan lingkungan belajar yang penuh kasih sayang; (2) mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam materi pembelajaran; dan (3) mengembangkan relasi pedagogis yang humanis antara guru dan siswa. Implementasi kurikulum ini terbukti efektif dalam meningkatkan kecerdasan emosional, kemampuan berempati, perilaku prososial, dan karakter positif siswa.Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kurikulum berbasis cinta merupakan alternatif penting dalam mengembangkan pendidikan yang holistik dan humanis di sekolah dasar, dengan tantangan yang perlu diantisipasi serta strategi yang komprehensif untuk keberhasilannya.
References
Buber, Martin. I and Thou. New York: Scribner, 1958.
Dewantara, Ki Hadjar. Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Taman Siswa, 1977.
Dewey, John. Experience and Education. New York: Macmillan, 1938.
Dweck, Carol. Mindset: The New Psychology of Success. New York: Random House, 2006.
Erikson, Erik. Childhood and Society. New York: W.W. Norton, 1963.
Freire, Paulo. Pedagogy of Love. New York: Continuum, 1998.
Gardner, Howard. Multiple Intelligences: New Horizons. New York: Basic Books, 2006.
Goleman, Daniel. Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York: Bantam Books, 1995.
Hattie, John. Visible Learning: A Synthesis of Over 800 Meta-Analyses Relating to Achievement. London: Routledge, 2009.
hooks, bell. Teaching to Transgress: Education as the Practice of Freedom. New York: Routledge, 1994.
Kemendikbudristek. Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek, 2022.
Kohlberg, Lawrence. The Philosophy of Moral Development. San Francisco: Harper & Row, 1981.
Lickona, Thomas. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books, 1991.
Maslow, Abraham. Motivation and Personality. New York: Harper & Row, 1970.
Noddings, Nel. The Challenge to Care in Schools: An Alternative Approach to Education. New York: Teachers College Press, 2005.
Palmer, Parker. The Courage to Teach: Exploring the Inner Landscape of a Teacher's Life. San Francisco: Jossey-Bass, 1998.
Rogers, Carl. Freedom to Learn. Columbus: Charles E. Merrill Publishing Company, 1969.
UNESCO. Learning: The Treasure Within - Report to UNESCO of the International Commission on Education for the Twenty-first Century. Paris: UNESCO Publishing, 1996.
UNICEF. Child-Friendly Schools Manual. New York: UNICEF, 2009.
Vygotsky, Lev. Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge: Harvard University Press, 1978.







