KAJIAN FOLKLOR PADA UPACARA MERDANG MERDEM SUKU KARO DESA BUDAYA DOKAN KECAMATAN MEREK
Keywords:
folklor, nilai budaya, merdang merdemAbstract
Pada penelitian ini tujuan nya untuk mendeskripsikan mengenai nilai-nilai budaya pada Folklor “Merdang Merdem” dengan melalui ujaran Suku Karo pada Folklor “Merdang Merdem” dikaji dengan teori Edward Djamaris dengan membahas pesan yang terkandung pada ujaran Suku Karo melalui folklor “Merdang Merdem”. Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif menggunakan metode kualitatif deskriptif yang melukis atau menggambar fakta dan gejala secara sistematis. Teknik pengumpulan data yang dipakai untuk mendapatkan data-data yaitu teknik berbicara (wawancara) dan menyimak video. Teknik-teknik ini digunakan untuk memperoleh data dengan detail dan menyeluruh. Melalui hasil penelitian nilai-nilai budaya pada folklor “Merdang Merdem” di desa budaya Dokan, Kecamatan Merek terdapat sebanyak 5 ujaran-ujaran Suku Karo melalui Folklor “Merdang Merdem” yang mempunyai nilai budaya yaitu nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan, nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam, nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat, nilai budaya dalam hubungan anara manusia dengan manusia lain.
References
Abdul Chaer. 1994. Linguistik Umum, Jakarta: Rineka Cipta
Antilan. 2009. Sastra dan Manusia. Medan. USU Press
Djamaris, Edwar dkk. 1996. Nilai Budaya dalam beberapa Karya Sastra Nusantara: Sastra Derah di Kalimantan. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Endaswara, Suwardi. 2013. Folklor Nusantara Hakikat, Bentuk, dan Fungsi. Yogyakarta: Penerbit Ombak
Endaswara, Suwardi. 2013. Metodologi Penelitian Antropologi Sastra. Yogyakarta: Ombak
Koenjtjaraningrat. 1979. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru
Marsono, dkk. 1999. Ensiklopedia Kebudayaan Jawa. Yogyakarta: Lembaga Studi Jawa.







