KITAB AL-MANĀR KARYA RASYĪD RIDHA
Keywords:
Tafsir al-Manār, Muhammad Rasyīd Ridha, Muhammad Abduh, metode tahlīlī, adabi ijtima’i, pembaruan IslamAbstract
Penelitian ini membahas Tafsir al-Manār karya Muhammad Rasyīd Ridha dan Muhammad Abduh sebagai salah satu karya tafsir modern yang lahir pada abad ke-20. Latar belakang kemunculan tafsir ini tidak terlepas dari kondisi umat Islam yang mengalami kemunduran dalam bidang pendidikan, intelektual, sosial, dan politik, sehingga mendorong munculnya gerakan pembaruan Islam yang menekankan pentingnya ijtihad, rasionalitas, dan perbaikan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode penafsiran dan corak pemikiran yang digunakan dalam Tafsir al-Manār serta relevansinya dalam konteks pembaruan pemikiran Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan menelaah berbagai sumber primer berupa Tafsir al-Manār serta sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis isi (content analysis), yaitu dengan mengkaji secara mendalam isi teks untuk memperoleh pemahaman mengenai metode dan corak penafsiran yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tafsir al-Manār menggunakan metode tahlīlī (analitis), yaitu penafsiran yang menjelaskan ayat-ayat al-Qur’an secara rinci, sistematis, dan mendalam dengan memperhatikan aspek kebahasaan, konteks, serta kandungan makna. Selain itu, tafsir ini juga memiliki corak adabi ijtima’i, yaitu corak yang menekankan keterkaitan antara pesan-pesan al-Qur’an dengan realitas sosial masyarakat serta kebutuhan kehidupan manusia modern.
References
Afifi Mansur dan Syamsu Syauqani. “Menelisik Dimensi Kontemporer Dari Tafsir al-Manār Karya Muhammad Abduh Dan Muhammad Rasyīd Ridha”, Jurnal Ilmu Quran Dan Tafsir, Vol. 9, No, 1, 2024.
Aidil Saputra Mhd Alwizar. “Aanalisis Perbandingan Metode Tafsir al-Muqāran dan al-Maudhu’i dalam Kajian Tematik al-Qur’an”, Takuna Vol. 1, 2025.
Duwila M. Marjuki Dkk. “Metode Dan Corak Penafsiran al-Qur’an: Telaah Komprehensif Terhadap Pendekatan Klasik Dan Kontemporer” Jurnal Study Islam, Vol. 8. No. 2, 2024.
Fauzul H Imam. “Muhammad Rasyīd Ridha Sejarah Dan Pemikirannya”, Al-Qalam, Vol. 19, No. 92, Januari-Maret 2002.
Haromaini Ahmad. “Metode Penafsiran al-Qur’an”, Jurnal Asy-Syukriyyah, Vol. 14, Edisi Maret 2015.
Junaidi Mahbub. “Studi Kritis Tafsir al-Manār Karya Muhammad Abduh Dan Rasyīd Ridha”,Th.
Kartika Fitri Dkk. “Tafsir al-Manār Karya Muhammad Rasyīd Ridha (Biografi, Sumber, Metode, Corak, Contoh Penafsiran)”, Jurnal Pendidikan Tambusai, Vol. 9, No. 1, 2025.
Mahrus Muh Ali Ridho, “Pemetaan Tafsir Dari Segi Periodesasi”, Jurnal Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora, Vol. 10 No. 1 April 2023.
Mappiaswan Andi. “Pemikiran Sayyid Muhammad Rasyīd Ridha Dalam Pengembangan Islam”, Skripsi--UIN Makassar, 2015.
Mawardi Muhammad. “Tafsir al-Manār Karya Muhammad Abduh dan Muhammad Rasyid Ridha.”, Jurnal Islam Pesisir Dan Kajian Keislaman, Vol. 1, No. 1, 2025.
Rahmawati. “Metode Dan Corak Tafsir Sayyid Muhammad Rasyīd Ridha”, Skripsi--UIN Syarif Kasim Riau, 2011.
Rezwandi. “Studi Analitis Atas Tafsir al-Manār: Kontribusi Intelektual Muhammad Abduh Dan M. Rasyīd Ridha Dalam Tradisi Tafsir Modern”, Jurnal Teologi Dan Tafsir, Vol. 2, No. 10. 2025.
Ridha Rasyīd. Konsep Teologi Rasional Dalam Tafsir al-Manār, Jakarta: PT, Erlangga, 2006.
Sanaky A. H Hujair. “Metode Tafsir (Perkembangan Metode Tafsir Mengikuti Warna Atau Corak Mufassirin)”, Al-Mawardi Edisi XVIII, 2008.
Subhan.”Eksistensi Tafsir al-Manār Sebagai Tafsir Modern”, Pascasarjana--UIN Alauddin Makassar, Th.
Sya’roni.“ Madzahibut Tafsir Dalam Perspektif Studi al-Qur’an”,Th.
Wahyuni Eni. “Konsep Tauhid Uluhiyah (Perspektif Muhammad Abduh dan Rasyīd Ridha Dalam Tafsir al-Manār)”, Skripsi: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institute Agama Islam Negeri, Curup, 2022.
Wigati Ayu Dkk. “Kelebihan Dan Kekurangan Serta Ke Empat Metode Tafsir (al-Ijmali, al-Tahlīlī, al-Muqāran, al-Maudhu’i)”, Kapalamada: Vol 3, No 4, 2024.







