KONSEP PENGHAKIMAN AKHIR ZAMAN DALAM KITAB WAHYU 20:11-12
Keywords:
Konsep, Penghakiman, Akhir Zaman, Kitab WahyuAbstract
Penghakiman mempunyai dua dimensi yang berbeda: penghakiman duniawi, yang berkaitan dengan hukum dan perbuatan yang dilakukan selama hidup, dan penghakiman akhir zaman, yang merupakan konsep sentral agama Kristen. Penghakiman akhir zaman menggambarkan proses dimana Tuhan, sebagai perantara Yesus, menghakimi manusia berdasarkan perbuatan mereka. Ini adalah bagian dari eskatologi Kristen, yang mencakup kebangkitan Tuhan, penghakiman, dan penghakiman terakhir atas seluruh umat manusia. Kitab Wahyu Yohanes memberikan gambaran simbolis tentang keadaan gereja Kristen saat itu yang mengalami penganiayaan di bawah kekuasaan Romawi. Kitab ini bertujuan untuk menghibur dan menguatkan gereja dengan mengungkap konflik antara iman Kristen dan otoritas politik. Dengan menggunakan penelitian sastra dan metode interpretatif, penelitian ini mengkaji konsep keselamatan dan hukuman dalam kitab Wahyu, menunjukkan bahwa penghakiman terakhir merupakan momen kritis dalam rencana ilahi yang mencerminkan keadilan dan kasih Tuhan.
References
Asali Budi. (n.d.). Penghakiman Akhir Zaman : kitab wahyu 20:11-15. Teologia Reformed.
Hauw, A. (2010). Definisi Tentang Akhir Zaman. Yayasan Pengembangan Pelayanan Kristen Pelita Zaman, Bandung 1990.
Hia, S., Amid, M., & Mau, M. (2023). Zaman akhir dan akhir zaman: tantangan diskursus dalam pemenuhan kesempurnaan eskatologi. Jurnal Teologi, 03(02), 1. doi: 10.52489/juteolog.v3i2.129
Limasaputra, A. D. (2020). Bukti Penghakiman Allah Yang Adil di dalam 2 Tesalonika 1:3-10 Menurut Pendekatan Analisis Wacana. Veritas: Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 19(1), 69–84. doi: 10.36421/veritas.v19i1.349
Santoso, D. I. (2003). Latar Belakang dan Tujuan Penulisan Kitab Wahyu.
Silalahi, H., & Th, M. (n.d.). PENGETAHUAN DASAR TENTANG KITAB PERJANJIAN BARU (PB).
Ziliwu, F. Y., Soliyanto, I. K., & Waruwu, K. M. (2022). Penghakiman Yang Akan Datang: Refleksi Teologis Bagi Kehidupan Kristiani. DIEGESIS: Jurnal Teologi Kharismatika, 5(2), 97–111. doi: 10.53547/diegesis.v5i2.266







