PEMAHAMAN TERHADAP GURU-GURU PALSU BERDASARKAN 2 PETRUS 2 DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP JEMAAT

Authors

  • Febron Manik Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Indah Sri Rezeki Siregar Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Titin Wulandari Malau Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Arde justitia zebua Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Ofertiaman zai Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Valen Ardison Tamba Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Guru-guru palsu; 2 Petrus 2; Jemaat

Abstract

Guru-guru palsu yang mengajarkan ajaran sesat atau palsu sudah ada sejak berdirinya gereja mula-mula dan upaya penyesatan mereka terjadi di luar maupun di dalam gereja. Pengajaran yang menyimpang dan tidak sesuai dengan firman Tuhan merupakan bentuk perlawanan Iblis kepada Allah yang bertujuan agar manusia hidup jauh dari Tuhan dan orang-orang percaya dipengaruhi untuk hidup tidak taat kepada Tuhan. Peringatan akan kewaspadaan terhadap guru-guru palsu yang disampaikan oleh rasul Petrus, juga telah disampaikan oleh Yesus sebagai peringatan kepada murid-murid-Nya. Seperti serigala berbulu domba, demikianlah gambaran yang Yesus berikan kepada guru-guru palsu itu. Hal ini menjadi tantangan serius bagi gereja masa kini, bagaimana gereja harus bersikap dan langkah antisipasi apa yang harus diambil gereja maupun orang percaya dalam menghadapi merebaknya ajaran sesat yang berpotensi melemahkan kerohanian jemaat Tuhan? Melalui artikel ini, penulis mencoba memberikan jawaban atas tantangan.

References

Bulle, Florence. Berbagai Tipuan DalamPelayanan. Pertama. Malang: Yayasan Penerbit Gandum Mas, 1997.

Butar-Butar, Marlon. “Kristologi Biblika Menurut Kaum Reformed Sebagai Salah Satu Dasar Apologetika dalam Menghadapi Pengajaran Gnostik di Era Postmodern.” Scripta: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual 6, no. 2 (2018): 116–128.

Gunawan, Chandra. “MENGUJI FENOMENA SPIRITUAL : Nubuat dan Penglihatan dalam Surat Yudas Pendahuluan Jurnal Amanat Agung Nubuat dan penglihatan menjadi isu religius yang terus dan menegaskan pandangan dan posisi teologis mereka ; sebagian” (n.d.).

Juanda, dan Zevania Venda. “Menghadapi Ajaran Sesat Studi Jemaat Efesus Menurut 1 Timotius 4 : 6-16.” Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Surabaya 1, no. 1 (2019): 5.

Kamus Besar Bahasa Indonesia. 5 ed. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, 2022. https://kbbi.kemdikbud.go.id/.

Santoso, Magdalena Pranata. “Menolong Praremaja Kristen Bersikap Benar Ketika Menghadapi Nabi dan Ajaran Palsu.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 9, no. 2 (2008): 235–260.

Takaliuang, Morris Phillips. “Ancaman Ajaran Sesat Di Lingkungan Kekristenan: Suatu Pelajaran Bagi Gereja-Gereja Di Indonesia.” Missio Ecclesiae 9, no. 1 (2020): 132–156.

Downloads

Published

2023-11-22

How to Cite

Febron Manik, Indah Sri Rezeki Siregar, Titin Wulandari Malau, Arde justitia zebua, Ofertiaman zai, & Valen Ardison Tamba. (2023). PEMAHAMAN TERHADAP GURU-GURU PALSU BERDASARKAN 2 PETRUS 2 DAN IMPLEMENTASINYA TERHADAP JEMAAT. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 2(4), 11964–11975. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/586