SISTEM PEMERINTAHAN PADA MASA UTSMAN BIN AFFAN
Keywords:
Utsman bin Affan, sistem pemerintahan, Khulafaur Rasyidin, administrasi Islam, syuraAbstract
Kepemimpinan Utsman bin Affan sebagai khalifah ketiga dalam sejarah Khulafaur Rasyidin menandai fase penting dalam perkembangan sistem pemerintahan Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji sistem pemerintahan yang diterapkan pada masa Utsman bin Affan, dengan menyoroti struktur administrasi, mekanisme pengangkatan pejabat, kebijakan-kebijakan strategis, serta dinamika sosial-politik yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka terhadap sumber-sumber sejarah Islam klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintahan Utsman bin Affan mempertahankan prinsip-prinsip dasar syura (musyawarah), namun mengalami perubahan dalam praktik administratif, seperti pengangkatan kerabat sebagai gubernur yang kemudian memicu kontroversi dan konflik internal. Meskipun demikian, Utsman bin Affan berhasil memperluas wilayah kekuasaan Islam dan memperkuat sistem administrasi pemerintahan melalui kodifikasi mushaf Al-Qur'an dan pengaturan birokrasi yang lebih sistematis. Kajian ini menyimpulkan bahwa sistem pemerintahan pada masa Utsman bin Affan berada dalam transisi antara idealisme awal Khulafaur Rasyidin dan kebutuhan pragmatis dalam mengelola imperium Islam yang semakin luas.







