NILAI-NILAI FILOSOFI PELAKSANAAN ADAT PULANG SANAK SUKU BAGI LAKI-LAKI YANG MERANTAU DI KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU

Authors

  • Fitria Yesti Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Jumni Nelli Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Arisman UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Filosofi, Pulang Sanak Suku, Koto Kampar Hulu

Abstract

Penelitian ini mengkaji nilai-nilai filosofis dalam pelaksanaan tradisi pulang sanak suku di Kecamatan Koto Kampar Hulu, yang merupakan syarat adat bagi laki-laki perantau yang hendak menikahi perempuan setempat. Tradisi ini tidak hanya memperkuat hubungan kekeluargaan, tetapi juga berperan sebagai instrumen penerimaan sosial, perlindungan hukum adat, dan identitas budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali makna, fungsi, dan tantangan pelaksanaan tradisi tersebut dalam perspektif hukum keluarga Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen dengan 24 informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pulang sanak suku mengandung nilai-nilai moral, sosial, spiritual, dan identitas yang kuat. Meskipun tidak menjadi syarat sah pernikahan menurut hukum Islam dan nasional, pelaksanaan tradisi ini tetap penting secara kultural, namun perlu direformulasi agar tidak menjadi beban ekonomi. Kesimpulannya, tradisi ini merupakan warisan budaya yang perlu dilestarikan secara adaptif dan inklusif.

Downloads

Published

2025-06-17

How to Cite

Fitria Yesti, Jumni Nelli, & Arisman. (2025). NILAI-NILAI FILOSOFI PELAKSANAAN ADAT PULANG SANAK SUKU BAGI LAKI-LAKI YANG MERANTAU DI KECAMATAN KOTO KAMPAR HULU. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 1(2), 716–737. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/2618