MAKNA RETORIKA ISLAM DAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI DAKWAH DALAM PENYAMPAIAN PESAN TABLIGH BUYA YAHYA

Authors

  • Febrina Tri Anjani
  • Nasichah
  • Nailatul Fakhriyah
  • Salsabilah Dewi Safani UIN jakarta

Keywords:

retorika Islam, psikologi komunikasi, tabligh, ceramah, Buya Yahya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi antara retorika Islam dan psikologi komunikasi dalam ceramah Buya Yahya berjudul “Hidup Tetap Tenang dan Damai Walau Disakiti” yang disampaikan melalui platform YouTube. Fenomena tabligh digital menuntut para da’i untuk mampu menggabungkan pesan keagamaan yang rasional dan menyentuh emosi dengan pendekatan psikologis yang menenangkan audiens. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis isi, berfokus pada penerapan unsur ethos, pathos, logos dalam retorika Islam serta empat tahap psikologi komunikasi George A. Miller, yaitu perhatian, pemahaman, penerimaan, dan perubahan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buya Yahya mampu menyampaikan pesan dakwah secara efektif melalui perpaduan gaya bahasa santun, penggunaan dalil yang kuat, serta pendekatan emosional yang lembut dan empatik. Ceramahnya tidak hanya mentransfer pengetahuan agama, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual dan perubahan sikap audiens menuju ketenangan, kesabaran, dan keikhlasan. Integrasi retorika Islam dan psikologi komunikasi menjadikan dakwah Buya Yahya relevan dan humanis di era digital, karena mampu menyentuh hati sekaligus pikiran pendengar.

Downloads

Published

2025-12-29

How to Cite

Febrina Tri Anjani, Nasichah, Nailatul Fakhriyah, & Salsabilah Dewi Safani. (2025). MAKNA RETORIKA ISLAM DAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI DAKWAH DALAM PENYAMPAIAN PESAN TABLIGH BUYA YAHYA. Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 1(4), 2193–2208. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3715

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>