TRANSFORMASI PERAN PUSTAKAWAN DALAM MEMBANGUN LITERASI INFORMASI MASYARAKAT DI ERA DIGITAL: STUDI KASUS DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN DAERAH KABUPATEN BIMA
Keywords:
Literasi informasi; pustakawan era digital dan layanan perpustakaanAbstract
Penelitian ini mengkaji peran pustakawan dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat di era digital, dengan fokus pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Bima. Meningkatnya penetrasi internet dan derasnya arus informasi digital menuntut masyarakat memiliki kemampuan literasi informasi yang memadai agar dapat memilah, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terhadap sembilan informan yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Bima menjalankan empat peran utama: sebagai edukator literasi informasi, mediator informasi, promotor literasi digital, dan fasilitator program komunitas. Meskipun menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur digital dan rendahnya kesadaran masyarakat, pustakawan telah mengembangkan berbagai strategi adaptif seperti mobile library, pelatihan literasi berbasis komunitas, dan kolaborasi lintas sektor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas pustakawan dan modernisasi layanan perpustakaan merupakan kunci peningkatan literasi informasi masyarakat Kabupaten Bima.







