ANALISIS NILAI AL-WARA’ DALAM KITAB KIFAYAT AL-ATQIYA’ DAN RELEVANSINYA TERHADAP PROBLEMATIKA ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL
Keywords:
Al-Wara’, Etika Komunikasi, Kifayat Al-Atqiya, Media Sosial, TasawufAbstract
Penelitian ini mengkaji nilai al wara dalam kitab Kifāyat al Atqiyā wa Minhāj al Ashfiyā karya Syaikh Abu Bakr bin Muhammad Syatha al Dimyathi dan relevansinya terhadap problematika etika komunikasi di media sosial. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya kasus ujaran kebencian, hoaks, dan penyalahgunaan kebebasan berekspresi di ruang digital yang menunjukkan lemahnya pengendalian diri dan kehati hatian dalam berkomunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber data utama adalah kitab Kifāyat al Atqiyā wa Minhāj al Ashfiyā, sedangkan sumber pendukung berasal dari literatur tasawuf, etika komunikasi, serta regulasi terkait media sosial di Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai al wara mencakup sikap kehati hatian terhadap perkara syubhat, pengendalian lisan, penjagaan hati, serta komitmen pada ketaatan kepada Allah. Nilai tersebut memiliki relevansi kuat dengan etika komunikasi digital, khususnya dalam mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan konten provokatif. Implementasi nilai al wara dalam komunikasi media sosial dapat memperkuat literasi moral dan membangun budaya komunikasi yang santun, bertanggung jawab, dan sesuai dengan prinsip ajaran Islam. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian tasawuf kontekstual dalam menjawab tantangan etika di era digital.







