MENJAGA HUBUNGAN YANG ERAT KEPADA ALLAH SEBAGAI PENYAMBUNG LIDAH ALLAH ( AMOS 3 :3-5 )
Keywords:
Tafsiran, Amos, Kesetiaan.Abstract
Tafsiran Kitab Amos 3:3-5 menyajikan pesan yang mendalam tentang pentingnya kesetiaan dalam hubungan manusia dengan Allah. Amos menggunakan gambaran yang kuat untuk menegaskan bahwa hubungan yang erat dan harmonis dengan Allah memerlukan kesetiaan dan ketaatan yang harus disepakati oleh Bersama . Dalam konteks sosial dan politik pada masa Amos, di mana ketidakadilan dan penyembahan berhala merajalela, pesan Amos menjadi relevan karena menyoroti konsekuensi dari ketidaksetiaan terhadap Allah. Kesetiaan dalam hubungan dengan Allah bukan hanya aspek spiritual, tetapi juga memengaruhi hubungan horizontal antar sesama manusia. Dengan memahami dan mematuhi prinsip kesetiaan ini, umat dapat merasakan berkat dan perlindungan Allah dalam kehidupan mereka.
References
Gernaida K.R. Pakpahan. “Membangun Solidaritas Kemanusiaan: Kritik Nabi Amos Terhadap Praktik Pelanggaran Hak Asasi Manusia.” MANNA REFLESIA 7, no. 2 (2021).
Kristina Ade Maria Panggabean. “PERLAWANAN TERHADAP KETIDAKADILAN HUKUM DAN SOSIAL DALAM KITAB AMOS DAN APLIKASI-NYA BAGI INDONESIA.” STULOS 17, no. 2 (2019): 25–157.
Lamberty Mandagi. “Tugas Kenabian Nabi Amos Dari Tekoa.” Jurnal Teologi 1, no. 1 (2020).
Roy Charly H. P. Sipahutar. “IBADAH DAN KEADILAN SOSIAL: INTERPRETASI SOSIO-HISTORIS AMOS 8:4-8 BAGI HIDUP BERGEREJA.” KURIOS 7, no. 1 (2020).
Malchow V. Bruce . membahas tentang keadilan sosial dalam Kitab Amos dan bagaimana hal tersebut masih relevan untuk kita hari ini.no1 (2020)
Smith V.gray Gary ajaran dari Kitab Amos ke dalam konteks khotbah dan pengajaran. Amos for Preaching and Teaching







