MANAJEMEN KONFLIK DI ORGANISASI HMPS TADRIS ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)
Keywords:
Manajemen Konflik, Organisasi, Konflik.Abstract
Manajemen konflik merupakan serangkaian tindakan dan reaksi antara pelaku dan pihak luar dalam suatu konflik. Manajemen konflik termasuk dalam suatu pendekatan yang berorientasi pada proses yang mengarahkan bentuk komunikasi dari pelaku dan pihak luar serta bagaimana mereka mempengaruhi kepentingan dan interpretasi. Dalam suatu organisasi, pekerjaan individu dan kelompok pekerja merupakan pekerjaan pihak lain yang saling terkait. Ketika suatu konflik muncul dalam suatu organisasi, penyebabnya selalu diidentifikasi sebagai komunikasi yang buruk. Begitu pula ketika keputusan yang buruk dihasilkan, komunikasi yang tidak efektif selalu menjadi kambing hitam. Konflik tidak selalu merugikan tetapi dapat juga menguntungkan dalam jangka panjang. Sedangkan menurut pandangan interaksionis mengatakan bahwa konflik merupakan sesuatu yang perlu dirangsang, karena konflik dapat mendorong perubahan internal organisasi. Konflik dapat mengubah perilaku dan dapat menyadarkan pihak yang berkonflik tentang kesalahannya. Kesadaran akan kesalahan ini akan dapat meningkatkan produktivitas.
References
Dedi Suwandi. (2024). Narasumber tentang konflik yang ada di HMPS, Pekanbaru. (Tahun 2024)
Emilia Susanti. (2022). Antropologi sosial budaya,Pesisir;Definisi kepribadian dan unsusr-unsur kepribadian, Sumatra: Mutiara. (Tahun 2022). Hlm.25-26
Furtasan Ali Yusuf. (2021). Perilaku organisasi; Perilaku individu dalam organisasi, Depok; Budi Ilham Maliki. (Tahun 2021). Hlm.103
Sri Wiludjen.(2007). Pengantar manajemen; Organizing pengertian pengorganisasian, Yogyakarta. (Tahun 2007). Hlm.92







