PERAN KECERDASAN EMOSIONAL DALAM KEPEMIMPINAN SISWA
Keywords:
kecerdasan emosional, kepemimpinan siswa, pendidikan, pengelolaan emosi, hubungan interpersonalAbstract
Kecerdasan emosional memainkan peran penting dalam kepemimpinan siswa, terutama dalam konteks pendidikan yang menuntut kemampuan interpersonal dan pengelolaan emosi yang baik. Kecerdasan emosional mencakup kemampuan untuk mengenali, memahami, mengelola, dan mengarahkan emosi, baik pada diri sendiri maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh kecerdasan emosional terhadap efektivitas kepemimpinan siswa, seperti kemampuan berkomunikasi, penyelesaian konflik, dan pengambilan keputusan. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa dengan kecerdasan emosional yang tinggi memiliki keunggulan dalam membangun hubungan interpersonal yang harmonis, mengelola tekanan, dan memotivasi anggota tim untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, kecerdasan emosional harus menjadi fokus utama dalam pembinaan kepemimpinan siswa melalui pendekatan kurikulum yang terintegrasi dan kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini diharapkan dapat melahirkan pemimpin muda yang kompeten, adaptif, dan berkarakter.
References
Bar-On, R. (2006). The Bar-On Model of Emotional-Social Intelligence (ESI). Psicothema.
Robbins, S.P., & Judge, T.A. (2013). Organizational Behavior. Pearson Education.
Gardner, H. (1983). Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. Basic Books.
Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. Bantam Books.
Goleman, D. (1998). Working with Emotional Intelligence. Bantam Books.
Salovey, P., & Mayer, J.D. (1990). Emotional Intelligence. Imagination, Cognition and Personality.
Mulyasa, E. (2009). Manajemen Berbasis Sekolah. PT Remaja Rosdakarya.
Robbins, S.P., & Judge, T.A. (2013). Organizational Behavior. Pearson Education.







