SUMBER DAYA PARIWISATA BERKELANJUTAN WISATA BAKAR TONGKANG

Authors

  • Dwiyan Nugraha Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Lutfia Na Ninda Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Nur Ayu Audia Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Taftazany Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yulia Novita Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Pariwisata Berkelanjutan, Tradisi Bakar Tongkang, Budaya Lokal, Bagansiapiapi, Pengelolaan Lingkungan.

Abstract

Penelitian ini membahas pariwisata berkelanjutan yang berbasis budaya lokal, dengan fokus pada tradisi Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, Rokan Hilir, Provinsi Riau. Tradisi ini, yang merupakan warisan budaya masyarakat Tionghoa, memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan. Dengan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka dan studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi berbagai aspek pendukung seperti nilai budaya, sejarah, sumber daya alam, infrastruktur, dan aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bakar Tongkang tidak hanya menjadi daya tarik wisata budaya, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian tradisi dan peningkatan ekonomi lokal. Tradisi ini menarik ribuan wisatawan domestik dan internasional setiap tahunnya, memberikan dampak positif bagi sektor akomodasi, transportasi, serta makanan dan minuman di wilayah tersebut. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan seperti pengelolaan limbah selama acara, keterbatasan kapasitas penginapan, dan kesenjangan distribusi manfaat ekonomi. Untuk mengatasi tantangan tersebut, strategi seperti edukasi lingkungan, peningkatan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat lokal diusulkan sebagai langkah menuju pariwisata berkelanjutan. Dengan memanfaatkan potensi geografis, budaya, dan ekologi Bagansiapiapi, tradisi Bakar Tongkang dapat menjadi model pengelolaan pariwisata berbasis budaya yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan dan budaya lokal.

References

Diyan Putranto Dkk (2024). Le Mondial Business School. Pariwisata Berkelanjutan: Membangun Ekonomi Daerah Melalui Kearifan Lokal

Gusti Multa (2021). Ritual Bakar Tongkang Di Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir (Kajian Antropologis Dan Sosiologis). Fakultas Ushuluddin, Uin Suska Riau. Diakses Pada 15 Desember 2024. Https://Repository.Uin-Suska.Ac.Id/57900/1/File%20lengkap%20kecuali%20hasil%20penelitian%20(Bab%20iv).Pdf

Isaeni Utrik Susanti (2005). Tinjauan Geografis Terhadap Upaya Pengembangan Kawasan Obyek Wisata Goa Lawa Di Kecamatan Karangreja Kabupaten Purabalingga. Universitas Negeri Semarang, Fakultas Ilmu Sosial, Jurusan Geografi

Mediacenter.Rohil.Kab.Go.Id. (2024, Juni 22). Retrieved Desember 15, 2024, From Ikut Memeriahkan, Bupati Afrizal Sintong Sebut Acara Event Nasional Bakar Tongkang Sebagai Penunjang Ekonomi Masyarakat Rohil: Https://Mediacenter.Rohilkab.Go.Id/View/Ikut-Memeriahkan-Bupati-Afrizal-Sintong-Sebut-Acara-Event-Nasional-Bakar-Tongkang-Sebagai-Penunjang-Ekonomi-Masyarakat-Rohil

Rokapress.Com. (2024, Maret 11). Retrieved Desember 15, 2024, From Tradisi Pembakaran Tongkang Di Bagan Siapi-Api Yang Berkembang Di Bumi Melayu Rokan Hilir: Https://Rokapress.Com/Tradisi-Pembakaran-Tongkang-Di-Bagan-Siapi-Api-Yang-Berkembang-Di-Bumi-Melayu-Rokan-Hilir/

Sutarya, I. G. (2023). Upaya Pemberdayaan Bisnis Skala Kecil Pariwisata Bali Berkelanjutan Pada Era New Normal. Ndonesian Journal Of Tourism And Leisure, 16-25.

Yanti Mayasari Ginting, D. (2022). Bakar Tongkang: Manajemen Pengetahuan Pariwisata Budaya Berkelanjutan Etnis Tionghoa Di Bagansiapiapi. Pekanbaru: Yayasan Citra Unggul Demokrasi Indonesia (Anggota Ikapi).

Yohanes Sulistyadi. (2021). Indikator Perencanaan Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Bandar Lampung: Aura Cv Anugrah Utama Raharja.

Downloads

Published

2024-12-22

How to Cite

Dwiyan Nugraha, Lutfia Na Ninda, Nur Ayu Audia, Taftazany, & Yulia Novita. (2024). SUMBER DAYA PARIWISATA BERKELANJUTAN WISATA BAKAR TONGKANG. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 1300–1313. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1731