ETIKA EUTANASIA DALAM AGAMA KRISTEN : KEPUTUSAN MORAL DI TENGAH PENDERITAAN

Authors

  • Renti Ardina Gajah Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Rencan Carisma Marbun Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Euthanasia, Etika Kristen, Penderitaan, Keputusan Moral

Abstract

isu etika euthanasia dalam konteks agama Kristen, dengan fokus pada pertimbangan moral yang dihadapi individu dan masyarakat ketika dihadapkan pada penderitaan yang berkepanjangan. Euthanasia, yang sering dipandang sebagai tindakan mengakhiri hidup seseorang untuk mengurangi penderitaan, menimbulkan perdebatan etis yang kompleks, terutama dalam tradisi Kristen yang menekankan nilai kehidupan sebagai anugerah dari Tuhan. Dalam pandangan Kristen, kehidupan manusia adalah milik Tuhan, dan hanya Dia yang berhak menentukan awal dan akhir kehidupan. Oleh karena itu, euthanasia sering dipertanyakan baik dari sisi moral maupun teologis. Artikel ini menggali argumen-argumen pro dan kontra terkait euthanasia dalam ajaran Kristen, dengan mengacu pada prinsip-prinsip dasar Alkitab, teologi moral, serta pandangan Gereja tentang martabat manusia dan nilai kehidupan. Dalam kajian ini, penekanan diberikan pada pandangan Yesus tentang penderitaan, kasih, dan penghiburan dalam menghadapi kesakitan, serta bagaimana gereja dapat memberikan panduan bagi umat Kristen dalam menghadapi keputusan moral yang sulit. bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih dalam mengenai bagaimana etika euthanasia dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan moral Kristen, terutama dalam konteks penderitaan yang tidak terhindarkan.

References

A.A.I. Damar Permata Hati, Tinjauan Yudiris Terkait Permohonan Suntik Mati (Euthanasia) Ditinjau Dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, jil.2 No.2, (2019)

Asmawati Burhan, Buku Ajar Etika Umum, (Yogyakarta: Deepublish, 2019), hlm 33

Banuara H. Simanjuntak, “Praktek Euthanasia Suatu Studi Ditinjau Dari Sudut Etika Kristen” (2014).

Banuara H. Simanjuntak, Praktek Euthanasia Suatu Studi Ditinjau Dari Sudut Etika Kristen, jil.6 No 2, (2022), hlm 5.

Doroty L. Marx, Itu ’Kan Boleh(Bandung: Kalam Hidup, 2005).

Ferry Simanjuntak, “Etika: Isu-Isu Seksual, Medis Dan Keluarga, (Bandung: Sekolah Tinggi Teologi Kharisma, 2019).

Herdy Ryzkyta Ferdiana, “Tindakan Euthanasia Sebagai Tindak Pidana hukum” (Universitas Pasundan Bandung, 2017), 41–88

Lisnawaty, Euthanasia dan Hak Asasi Manusia, Jurnal Legalitas, Vol 5 No 1, (2012), hlm 3-5

Norman L. Geisler, Etika Kristen, (Malang: Literatur Saat, 2000), hlm 213

Romo William P. Saunders, Euthanasia: Kasus Terri Schiavo, hlm. 2.

Rospita A. Siregar, “Eutanasia dan Hak Asasi Manusia,” To-Ra1, no. 3 (2016): 193.

Rudy Arianto Krikhoff, Refleksi Moral dan Implikasi Etis dari LGBT, Aborsi, dan Eutanasia dalam Konteks Modern, Journal of Religious and Socio-Cultural, (2024) 143

Sumanto Hasan, Metode Penelitian Sosial Dan Pendidikan (Yogyakarta: ANDI, 1990), 33.

Titik Haryani, Pandangan Etika Krsten terhadap Tindakan Eutanasia pada Pasien Tahap Terminal, (2022) 48-49

Downloads

Published

2024-12-26

How to Cite

Renti Ardina Gajah, & Rencan Carisma Marbun. (2024). ETIKA EUTANASIA DALAM AGAMA KRISTEN : KEPUTUSAN MORAL DI TENGAH PENDERITAAN. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 1841–1852. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1790