KONSEP DASAR DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR SISWA

Authors

  • Yohana Niasty Berutu Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Lusiana Siallagan Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Edison Simarmata Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Helena Turnip Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Abstract

Penelitian ini bertujuan utnuk mengetaui bagaimana diagnostik kesulitan belajar siswa, dalam penelitian ini di muat penyebab siswa mendaptkan kesulitan saat belajar kemudian juga faktor yang menyebabkan sulitnya mereka untuk belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode  penelitian  kualitatif deskriptif  melalui  studi  pustaka  (library  research) yang terkait dengan konsep dasar diagnostik kesulitan belajar siswa. Hasil yang didaptkan dalam penelitian ini adalah ada banyak faktor dan penyebab yang membuat siswa mengalami kesulitan saat belajar. Belajar merupakan sebuah proses ataupun kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara sadar didalam diri sesorang dan mengakibatkan perubahan dalam dirinya berupa penambahan pengetahuan atau kemahiran. Bila terjadi proses belajar, maka bersama itu pula terjadi proses mengajar. Bila ada yang belajar sudah tentu ada yang mengajarnya, dan begitu pula sebaliknya kalau ada yang mengajar tentu ada yang belajar. Kalau sudah terjadi suatu proses/ saling berinteraksi, antara yang mengajar dengan yang belajar, sebenarnya berada pada suatu kondisi yang unik, sebab secara sengaja suasana atau tidak sengaja, masing-masing pihak berada dalam suasana belajar.

References

A.M, Sardiman (2016). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : PT Raja Grafindo Abidin. Hal 21.

Arsyad, Azhar. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Aunurrahman. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta. Hal. 35

Baharuddin dan Esa Nur Wahyuni. (2009). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jogjakarta:Ar-ruzz Media. Hal. 11

Daniel P. Hallahan, James M. Kauffman, John Lloyd (Ph. D.) Edition: 2, illustrated: Publisher: Prentice-Hall, 1985: ISBN: 0134855418, 9780134855417

Daniel Tamera dkk., “Pastoral Konseling Dalam Mengatasi Malas Belajar Terhadap Mahasiswa,” MAWAR SARON: Jurnal Pendidikan Kristen Dan Gereja 6, no. 2 (6 November 2023): 156–76.

Hamalik, Oemar. 2001. Proses Belajar mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara.Hhal. 27

Harwell, Joan M. 2000. Information & Materials for LD, New York: The Center of Applied Research in Education. Kirk, S.A, & Gallagher, J.J. (1986). Educating Exceptional Children 5th ed. Boston: Houghton Mifflin Company.

Makmun, C. 2007. Wortel komoditas ekspor yang gampang dibudidayakan. Hal. 307

Martin Putra Hura dkk., “Peran Gembala Mencerminkan Sifat Allah Bagi Kehidupan Jemaat,” REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (30 November 2023): 139–48.

Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain. 1997. Strategi Belajar Mengajar.

Thorndike, Robert L. and Hagen, Elizabeth. Measurement and Evaluation in Psychology and Education. New York. Hal 530-532

Wina Sanjaya. (2005). Pembelajaran Dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi .Jakarta: Prenada Media Group, Hal. 89

Downloads

Published

2024-12-27

How to Cite

Yohana Niasty Berutu, Lusiana Siallagan, Edison Simarmata, & Turnip, H. (2024). KONSEP DASAR DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR SISWA. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 1894–1905. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1797

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 > >>