PERAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENGATASI BULLY

Authors

  • Yuniman Gea Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Rencan C. Marbun Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Keywords:

Peran Pendidikan Agama Kristen dan Mengatasi Bully

Abstract

Bully adalah bentuk tindakan kekerasan yang dilakukan secara sengaja oleh satu orang atau kelompok yang dimana memiliki dampak serius pada kesejahteraan seseorang, terutama di lingkungan sekolah dan sosial. Secara psikologis, bully dapat menyebabkan kesehatan mental korban terganggu seperti mengalami stres, kecemasan, dan depresi. Faktor seperti budaya sekolah, norma sosial, dan dukungan sosial memainkan peran penting dalam menciptakan atau mengurangi bully. Berita kasus bully di Sekolah menjadi pembahasan di media sosial karena sangat menyayat hati. Ini semua membukakan mata kita bahwa bully bukan masalah yang bisa diremehkan. Penelitian tentang perundungan (bully) menunjukkan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor individu, keluarga, dan sosial. Anak yang melakukan Bully cenderung memiliki masalah dalam pengelolaan emosi dan kurang empati, sementara faktor keluarga seperti pola asuh yang kasar dapat memperburuk perilaku ini.  Di sisi lain, korban Bully seringkali mengalami dampak psikologis yang serius, seperti kecemasan, depresi, dan penurunan prestasi akademik. Bully juga dapat merusak lingkungan sosial dan memengaruhi kualitas kehidupan sosial di sekolah atau tempat kerja. Penanggulangan bully membutuhkan pendekatan yang komprehensif, termasuk pendidikan empati sejak dini, kebijakan anti-bully yang jelas, serta dukungan dari orang tua, guru, dan profesional untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi semua pihak.

References

Agustina, A. (2020). Perundungan di Sekolah: Dampak dan Upaya Penanggulangannya. Jakarta: Penerbit Pendidikan.

Dwyer, D. (2018). Bullying and Its Effects on Mental Health: A Comprehensive Review. Journal of Social Psychology, 55(3), 267-279. https://doi.org/10.1080/00224545.2018.1441989

Hong, J. S., & Eamon, M. K. (2012). Preventing School Bullying: A Socio-Ecological Perspective. Educational Psychologist, 47(3), 218-230. https://doi.org/10.1080/00461520.2012.705373

Kadir, M. (2019). Membangun Lingkungan Pendidikan yang Inklusif dan Bebas dari Perundungan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Olweus, D. (1993). Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Oxford: Blackwell Publishers.

Rigby, K. (2017). Bullying in Schools and What to Do About It. Melbourne: ACER Press.

Smith, P. K. (2015). The Nature of School Bullying: A Cross-National Perspective. London: Routledge.

Smith, P. K., & Smith, J. (2011). Understanding School Bullying: Its Nature and Prevention Strategies. London: Sage Publications.

Suryana, N. (2021). Peran Gereja dalam Mencegah Bullying di Masyarakat. Jurnal Teologi dan Sosial, 8(2), 94-107.

Wijaya, M. (2022). Bullying dalam Perspektif Sosial dan Budaya. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2024-12-27

How to Cite

Yuniman Gea, & Rencan C. Marbun. (2024). PERAN PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENGATASI BULLY . Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(1), 1937–1951. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1801