IMPLEMENTASI MODEL PEMBINAAN WARGA GEREJA MENURUT KITAB 1 RAJA-RAJA DALAM KEPEMIMPINAN TRANSFORMASI WARGA JEMAAT
Keywords:
Pembinaan Gereja, 1 Raja-Raja, Kepemimpinan, TransformasiAbstract
Pembinaan warga gereja ini tanggung jawab utama dalam kehidupan berjemaat yang bertujuan menumbuhkan iman, membangun karakter, dan mengarahkan anggota jemaat untuk hidup sesuai kehendak Allah. Penelitian ini mengeksplorasi prinsip-prinsip pembinaan gereja yang relevan berdasarkan kitab 1 Raja-Raja, yang meskipun bersifat historis, mengandung pelajaran teologis dan kepemimpinan. Dengan menggunakan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis narasi dalam 1 Raja-Raja, termasuk hikmat dan kepemimpinan Raja Salomo, pembangunan Bait Allah, dan peringatan terhadap ketidaktaatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip dalam kitab 1 Raja-Raja, seperti keteladanan pemimpin rohani, pengajaran firman Tuhan, koreksi dengan kasih, dan transformasi spiritual, dapat diimplementasikan dalam pembinaan warga gereja. Selain itu, model pembinaan warga gereja yang efektif harus bersifat holistik, mencakup pembentukan karakter, penguatan iman, dan pendalaman relasi dengan Tuhan dan sesama. Strategi pembinaan juga melibatkan pendampingan rohani, pelatihan pelayanan, penggunaan teknologi, dan penguatan komunitas gereja.
References
Boiliu, F. M., Harefa, D., & Simanjuntak, H. (2021). Model Pendidikan Agama Kristen Berwawasan Majemuk dalam Membina Sikap Toleransi Beragama di Indonesia. 4(1), 84–97.
Dalam, K. (n.d.). MEMBANGUN KESADARAN SPIRITUAL : PERAN PENDIDIKAN AGAMA. https://doi.org/10.5402/2012/278730
Imparta, J. (2022). EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL. 1(1).
Kuliah, M., & Gereja, P. W. (2020). DENGAN TUGAS PASTORAL.
Transformasional, Kepemimpinan, ‘Kepemimpinan Transformasional’, 4.1 (2019), 1–27







