KAJIAN EROSI TANAH BERBASIS SUB-DAS DI PULAU JAWA: ANALISIS SPASIAL, FAKTOR PENGARUH, DAN STRATEGI KONSERVASI

Authors

  • Nefa Syafitri Fauzir Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Alya Zhafira Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Rahmad Refaldy Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Yulia Asyura Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
  • Zilvina B Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Keywords:

Erosi tanah, sub-DAS, analisis spasial, strategi konservasi

Abstract

Erosi tanah merupakan bentuk degradasi lahan yang mengancam keberlanjutan lingkungan, produktivitas pertanian, dan kestabilan tata air, terutama di wilayah-wilayah dengan tekanan antropogenik tinggi seperti Pulau Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji erosi tanah berbasis sub-DAS di Pulau Jawa melalui analisis spasial, identifikasi faktor pengaruh, serta penyusunan strategi konservasi yang relevan. Metode yang digunakan meliputi studi literatur terhadap 12 jurnal ilmiah yang mengaplikasikan model USLE, RUSLE, dan MUSLE, serta pendekatan SIG untuk pemetaan bahaya erosi. Hasil kajian menunjukkan bahwa curah hujan, kemiringan lereng, jenis tanah, dan perubahan penggunaan lahan merupakan faktor dominan dalam memicu erosi. Beberapa sub-DAS mengalami laju erosi tinggi hingga sangat tinggi yang berdampak pada sedimentasi waduk, penurunan kualitas air, serta ancaman longsor. Strategi konservasi vegetatif, mekanik, dan partisipatif terbukti efektif dalam menekan laju erosi, terutama jika diterapkan berbasis zonasi spasial pada tingkat sub-DAS.

References

Andriyani, I., Wahyuningsih, S., & Arumsari, R. S. (2019). Penentuan tingkat bahaya erosi di wilayah DAS Bedadung, Kabupaten Jember. Jurnal Pendidikan Geografi, 24(2), 145–155.

Farikha, A., Wijaya, K., & Purwadi. (2023). Analisis erosi dan indeks bahaya erosi pada berbagai penggunaan lahan di Sub DAS Opak Hulu-Tengah. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(1), 56–67.

Handoko, S. A., Andawayanti, U., & Dermawan, V. (2024). Analisa tingkat bahaya erosi berbasis SIG pada Sub-DAS Ngasinan, Trenggalek. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 12(1), 33–45.

Harjadi, B., Sukartono, I. G. S., & Hesthiati, E. (2020). Ambang batas erosi pada suatu daerah aliran sungai (Studi kasus di DAS Tulis, Banjarnegara). Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 7(2), 78–86.

Isnaini, R. (2019). Analisis bencana tanah longsor di wilayah Jawa Tengah. IMEJ: Islamic Management and Empowerment Journal, 1(2), 143–160. https://doi.org/10.18326/imej.v1i2.143-160

Nugraha, D. K., Apri Nugroho, B. D., & Setyawan, C. (2021). Dampak perubahan curah hujan terhadap tingkat kerentanan erosi tanah di Sub DAS Merawu, Jawa Tengah. Jurnal Geografi Indonesia, 39(1), 12–25.

Palupi, G. A., Sholichin, M., & Sisinggih, D. (2022). Analisa erosi dan sedimentasi Waduk Parangjoho dengan MUSLE. Jurnal Teknik Pengairan, 13(2), 77–88.

Putra, D. S., Atmojo, P. S., & Wulandari, D. A. (2020). Kajian erosi daerah tangkapan air untuk pendugaan kapasitas tampungan Waduk Gondang. Jurnal Sumber Daya Air, 16(1), 20–30.

Ramadhani, D. A., Mulyanto, D., & Sudarto, L. (2019). Analisis tingkat bahaya erosi dengan metode USLE untuk arahan konservasi tanah di daerah lereng Gunung Ijen. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 21(2), 88–97.

Santoso, A. A., Sudarsono, B., & Sukmono, A. (2017). Analisis pengaruh tingkat bahaya erosi DAS Bengawan Solo terhadap TSS di Waduk Gajah Mungkur. Jurnal Geografi, 14(2), 67–76.

Suharto, B., Anugroho, F., & Arifin, B. (2023). Analisis tingkat bahaya erosi pada lahan pertanian di Desa Ranu Pani, TNBTS. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 13(1), 39–48.

Sumarna, D. (2015). Identifikasi erosi dan pengaruhnya terhadap lapisan tanah subur pada lahan pertanian produktif di DAS Citarum Hulu. Jurnal Ketahanan Pangan dan Lingkungan, 4(2), 101–112.

Downloads

Published

2025-05-29

How to Cite

Nefa Syafitri Fauzir, Alya Zhafira, Rahmad Refaldy, Yulia Asyura, & Zilvina B. (2025). KAJIAN EROSI TANAH BERBASIS SUB-DAS DI PULAU JAWA: ANALISIS SPASIAL, FAKTOR PENGARUH, DAN STRATEGI KONSERVASI. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 4(3), 4820–4827. Retrieved from https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/2349