IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MEMBANGUN DAN MENUMBUHKAN KARAKTER ANTI KORUPSI MENURUT KITAB PENGKHOTBAH PADA PESERTA DIDIK
Keywords:
Pendidikan Karakter, Anti Korupsi, Kitab Pengkhotbah, Peserta DidikAbstract
Pendidikan karakter memiliki peran yang sangat penting dalam membangun kepribadian peserta didik, terutama dalam membentuk sikap anti korupsi. Korupsi merupakan masalah serius yang merusak sistem sosial dan ekonomi suatu bangsa, dan pencegahannya harus dilakukan sejak dini melalui pendidikan. Salah satu sumber nilai moral yang dapat digunakan dalam pendidikan karakter adalah Kitab Pengkhotbah dalam Alkitab. Kitab ini memberikan banyak pelajaran tentang kebijaksanaan, kejujuran, kesederhanaan, serta ketidakpuasan manusia terhadap harta duniawi yang diperoleh secara tidak benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai anti korupsi dalam Kitab Pengkhotbah serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam pendidikan karakter di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dan analisis teks Kitab Pengkhotbah, serta wawancara dengan pendidik yang menerapkan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Alkitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran dalam Kitab Pengkhotbah dapat digunakan sebagai dasar pembelajaran karakter anti korupsi melalui refleksi nilai-nilai kejujuran, keadilan, dan kesederhanaan. Langkah-langkah implementasi mencakup integrasi nilai-nilai ini dalam pembelajaran, pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, serta keteladanan dari pendidik dan orang tua. Dengan pendekatan ini, diharapkan peserta didik dapat memahami pentingnya hidup dengan integritas dan menjauhi segala bentuk tindakan koruptif.
References
Djoys Anneke Rantung, Edukasi Antikorupsi, 2020
Jan Sihar Aritonang, “Bolehkah Gereja Berpengadilan?,” Theologia In Loco 2, No. 1 (2020): 7–23.
Jonsen Sembiring, “Methodist Dan Misi Transformasi,” Jurnal Teologi Anugerah VIII, No. 1 (2019): 10–12.
Masa Pc- Refleksi Dan Reformasi Liturgis, “Jurnal-Teologi-Pambelum-Volume-9-No-2-Juni-2020-SIAP-CETAK-3” 9, No. 1 (2020).
PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MASYARAKAT MAJEMUK, Talizaro Tafona ’ O, 2015.
Victor Christianto, “Mutiara Di Ladang (Spiritual Book),” No. February (2016).
Yohanes Hasiholan Tampubolon, “DALAM PEMBACAAN INJIL SOCIAL SCIENCE AND SOCIAL IDENTITY APPROACHES IN READING THE” 5, No. C (2025): 63–80.







